'Tunggu Aku Sukses Nanti' Angkat Tema Tekanan Sosial yang Muncul Saat Lebaran bareng Keluarga

photo author
Syanne Susita, Pejuang Kantoran
- Kamis, 12 Februari 2026 | 19:17 WIB
Tunggu Aku Sukses Nanti mengupas perang mental yang hebat bagi mereka yang belum memenuhi harapan sosial dibalik hangatnya momen kumpul keluarga besar di Hari Lebaran. (YouTube @cinema21)
Tunggu Aku Sukses Nanti mengupas perang mental yang hebat bagi mereka yang belum memenuhi harapan sosial dibalik hangatnya momen kumpul keluarga besar di Hari Lebaran. (YouTube @cinema21)

PejuangKantoran.com - Sutradara Naya Anindita kembali dipercaya menggarap film Lebaran. Tahun lalu, ia menggarap film Komang yang sukses menarik 3 juta penonton.

Kali ini, sutradara kelahiran Bandung ini mengangkat tema dengan daya tarik yang lebih luas lewat film berjudul Tunggu Aku Sukses Nanti. Film yang naskahnya ditulis Evelyn Afnilia ini mengungkap di balik hangatnya momen kumpul keluarga besar, ada perang mental yang hebat bagi mereka yang belum memenuhi harapan keluarga.

Tunggu Aku Sukses Nanti bercerita tentang perjuangan Arga (Ardit Erwandha) sebagai anak laki-laki pertama dalam keluarga, yang diharapkan meraih sukses dalam pekerjaannya.

Baca Juga: Diam Bukan Berarti Consent: Memahami Tonic Immobility yang Terjadi pada Korban Mohan Hazian

Setiap Lebaran, Arga selalu mendapat pertanyaan dari keluarga besarnya yang membuat dirinya merasa terbebani. Pertanyaan-pertanyaan itu seperti, "Kapan kerja?", "Kapan kawin?", dan "Kapan sukses?".

“Saya ingin menyampaikan bahwa sukses itu kita sendiri yang menentukan. Begitu juga menentukan apa arti cukup. Sebagai sutradara dan Arga dalam keluarga, saya paham betul bagaimana perjuangan untuk bisa mengeluarkan keluarga saya dari ketergantungan keluarga besar,” seru Naya, saat konferensi pers di Plaza Senayan XXI, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Naya merasa isu ini sangat relevan untuk pemutaran sebagai film Lebaran, mengingat Lebaran merupakan momen kumpulnya keluarga besar. Namun yang sering terjadi saat itu adalah topik-topik tentang pencapaian dan kesuksesan yang sebenarnya sensitif dinormalisasi sebagai topik yang kasual.

Selain membahas soal harapan, film juga mencoba untuk memperlihatkan sudut pandang dari seseorang yang merasa tertinggal dalam ekspektasi pencapaian dibanding orang lain.

“Mungkin saya ingin memberi sedikit statement. Film Tunggu Aku Sukses Nanti bisa jadi renungan bagi keluarga Indonesia. Saat pertemuan keluarga besar seperti Lebaran, coba untuk membuat daftar pertanyaan lain.

"Yang tahun-tahun kemarin sudah ditanyakan, tidak boleh lagi ditanyakan. Jadi, baik anak muda juga para orang tua sama-sama kreatif memikirkan pertanyaan yang belum pernah ditanyakan.

Baca Juga: Pangeran Abdul Mateen Umumkan Nama Buah Hatinya bersama Putri Anisha, Ini Arti dari Namanya!

"Kapan nikah atau berapa gajinya, kapan naik jabatan, itu sudah tidak perlu dipertanyakan lagi!” ujar Ayu Laksmi yang berperan sebagai Tante Yeni di film Lebaran ini.

Ardit Erwandha dianggap paling cocok untuk memerankan Arga, menurut Naya. Hampir seluruh pemeran dipilih langsung oleh Naya, yang kebanyakan adalah teman-teman dekatnya.

“Saya bersyukur punya teman-teman yang sangat suportif dan cukup merepresentasikan keluarga-keluarga Indonesia yang saya ingin tampilkan di film. Ardit, misalnya.

"Kita sudah kenal dan kerja bareng lama. Saya merasa Ardit cocok sekali merepresentasikan Arga-Arga di luar sana. Juga ada teman saya Afgan, yang kayaknya wajar kalau Ardit minder sama Afgan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X