PejuangKantoran.com - Hanya sebulan setelah merayakan ulang tahun perkawinan mereka yang kedua, pasangan Pangeran Abdul Mateen dan Putri Anisha Rosnah binti Adam menyambut kelahiran anak pertama mereka, seorang bayi perempuan, pada Minggu, 8 Februari 2026.
Media local RTB News mengonfirmasi berita tersebut melalui pengumuman dari Istana Kerajaan, dan dirilis sesuai perintah ayah sang Pangeran, Yang Mulia Sultan Hassanal Bolkiah. Pernyataan tersebut berbunyi:
“Princess Anisha Rosnah binti Adam, wife of His Royal Highness Prince Muda 'Abdul Mateen ibni His Royal Highness Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu'izzaddin Waddaulah, with the permission of Allah Subhanahu Wata'ala, has safely given birth to a daughter on Sunday, 20th, Syaaban, 1447 corresponding to 8th, February, 2026, at 8.50 am.”
Baca Juga: Sudah Saatnya Indonesia Naik Kelas, Kejar Pertumbuhan 8% melalui Sumber Daya Sekunder
Berita gembira itu lalu dirayakan dengan 17 tembakan meriam dari halaman Istana Nurul Iman, kediaman resmi Sultan Brunei.
Ketika mengumumkan bahwa mereka sedang menantikan bayi pertama mereka di akun Instagram Mateen, Oktober lalu, Pangeran Matten (34) dan Putri Anisha (31) hanya mengunggah foto hitam-putih di mana mereka berpegangan tangan, dengan teks singkat, “‘And then there were 3.’”
Arti nama bayi perempuan Pangeran Mateen
Pada Rabu (11/2/2026), Pangeran Abdul Mateen baru mengungkap nama anak perempuannya yang lahir di Jerudong Park Medical Centre, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, itu.
"Zahra Mariam Bolkiah," begitu tulis Mateen di akun Instagram-nya, yang disambung dengan ucapan terima kasih pada seluruh tim persalinan Anisha di JPMC.
Nama yang sungguh cantik, dan maknanya ternyata cukup dalam. Zahra Maryam merupakan gabungan dua nama Arab dan Islam. Zahra artinya bersinar, terang, bercahaya, atau bunga, yang sering dikaitkan pada kecantikan.
Baca Juga: Hyrox, Kompetisi Kebugaran yang Mulai Digemari Para Selebriti dan Pekerja Kantoran. Join, Yuk!
Sedangkan Maryam (bahasa Arab untuk Maria) berarti kekasih, pahit, atau laut, yang sering dikaitkan dengan kesalehan. Jika digabungkan, artinya kurang lebih orang yang bercahaya, cantik, dan saleh. Nama ini bisa digunakan sebagai penghormatan untuk Fatima al-Zahra dan Bunda Maria.
Di mana posisinya dalam garis suksesi?
Namun, bayi berjenis kelamin perempuan itu tidak akan memiliki tempat dalam garis suksesi tahta Kerajaan Brunei. Hal ini disebabkan konstitusi Brunei menetapkan bahwa seorang raja harus laki-laki, Muslim, dan keturunan langsung dari garis keturunan laki-laki keluarga kerajaan.
Sebagai putra kelima Sultan, Pangeran Mateen menjadi pewaris tahta kelima Kerajaan Brunei. Ia berada di belakang beberapa kerabat laki-lakinya, yaitu kakak laki-laki pertamanya: Putra Mahkota Al-Muhtadee Billah, putra-putra Al-Muhtadee Billah: Pangeran Abdul Muntaqim dan Pangeran Muhammad Aiman, serta kakak laki-laki kedua Mateen: Pangeran Abdul Malik.
Artikel Terkait
Begini Cara Memanfaatkan Karakteristik Shio Kuda untuk Keuntungan Kamu di Tahun Kuda Api
5 Keuntungan Bergabung dengan BEYOND, Komunitas Pengguna BYD. Bisa Kontak Langsung ke Manajemen!
Lowongan Program Magang Reguler Periode I 2026 Kemenkeu Kembali Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Tak Bahagia dengan Pekerjaan Kamu? Pindah Saja ke Copenhagen
Indonesia Peringkat Satu Jumlah Pengangguran Tertinggi di Asia Tenggara
Bangun Terlalu Pagi Bisa Merusak Kesehatan, Kata Ilmuwan Oxford
Data Intelligence adalah Nyawa Organisasi Modern Karena Itu Profesi yang Menangani Ini Sangat Dibutuhkan Saat Ini