13 "Salfum" Alias Salah Parfum yang Kerap Kita Lakukan Namun Tidak Kita Sadari!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Minggu, 26 Juli 2026 | 15:27 WIB
Ada sejumlah kesalahan dalam memakai parfum yang mungkin tidak kamu sadari. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Ada sejumlah kesalahan dalam memakai parfum yang mungkin tidak kamu sadari. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
  1. Menyemprot pada kulit yang sangat kering

Seringkali kita asal semprot pada kulit kita yang kering. Kulit kering tidak mampu mempertahankan molekul parfum selama kulit yang terhidrasi.

Solusinya, gunakan pelembap tanpa aroma sebelum memakai parfum. Oleskan petroleum jelly tipis pada titik nadi juga dapat membantu memperlambat penguapan.

  1. Menyemprot dari jarak terlalu jauh

Sebagian orang menyemprot dari jarak 40–50 cm. Akibatnya, banyak parfum menguap di udara dan sebaran tidak merata. Idealnya, semprotkan dengan jarak sekitar 10–20 cm dari kulit.

  1. Menyemprot hanya pada pakaian

Parfum memang bisa bertahan lebih lama di kain, akan tetapi aroma di kain perkembangannya tidak sebaik di kulit karena tidak bereaksi dengan suhu tubuh. Selain itu, beberapa parfum dapat meninggalkan noda pada sutra atau pakaian berwarna terang.

Idealnya kombinasikan semprotan pada kulit (agar karakter aroma berkembang) dan pakaian  (meningkatkan ketahanan notes parfum).

Baca Juga: Mau Ketemu Klien Sore Hari? Ini Cara Termudah Agar Tetap Segar dan Wangi Sepanjang Hari

  1. Mengabaikan titik nadi

Umumnya kita menyemprotkan parfum di pergelangan tangan dan leher. Ini sudah benar karena di situ adalah titik nadi, di mana areanya lebih hangat sehingg membatu penyebarana aroma.

Namun ada tempat lain yang juga menjadi titik nadi selain dua tempat tadi, yaitu belakang telinga, lipatan siku, dan belakang lutut (untuk cuaca dingin)

  1. Memakai parfum yang tidak sesuai cuaca

Ini juga sering menjadi “salfum” hanya karena kita memakai parfum dengan notes favorit. Padahal cuaca bisa membentuk persepsi yang beda.

Misal, ketika cuaca panas, akan lebih tepat jika mengenakan parfum dengan notes citrus, aquatic, dan green karena akan terasa lebih nyaman dipakai.

Sebaliknya parfum dengan notes oud, amber, atau vanilla pekat bisa terasa terlalu berat pada siang hari yang panas.

Baca Juga: Perusahaan Wewangian Menciptakan Aroma Khas Toko untuk Membangkitkan Kenangan Pelanggan

  1. Menyimpan parfum di kamar mandi

Tanpa disadari ini termasuk kesalahan yang sering dilakukan. Sebab, musuh parfum adalah panas, cahaya matahari, perubahan suhu, dan kelembapan tinggi

Kamar mandi mengalami semua kondisi tersebut.

Tempat terbaik untuk menyimpan parfum adalah lemari, laci, ruangan sejuk, dan jauh dari sinar matahari langsung

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber, fragrance.org

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X