PejuangKantoran.com - Jika Anda merasa sedikit lelah setelah minggu yang panjang dan berat, bagaimana cara Anda memulihkan diri selama akhir pekan?
Tanggapan pertama bagi banyak orang adalah bersantai dan bersantai dengan maraton Netflix, sedikit menjelajah Web, atau membaca buku yang bagus. Apa pun cara yang Anda sukai untuk bersantai, kebanyakan orang setuju bahwa penangkal stres adalah istirahat.
Itu mungkin terdengar seperti hal yang paling alami di dunia, tetapi menurut sekelompok ahli, kita sebenarnya merusak keadaan psikologis kita dengan terlalu banyak istirahat saat weekend tiba.
Baca Juga: Profil Tim Bulu Tangkis Beregu Putra Indonesia di SEA Games Kamboja 2023 yang Sabet Medali Emas!
Tapi, bukankah kita semua sangat sibuk di hari kerja?
Ya, reaksi pertama Anda terhadap pernyataan itu kebanyakan adalah rasa ketidakpercayaan. Lagi pula, kita semua dikelilingi oleh orang-orang yang memberi tahu kita betapa "sibuknya" mereka sepanjang waktu.
Namun, fakta yang mengejutkan, yang didukung oleh penelitian, bahwa dewasa ini banyak orang memiliki lebih banyak waktu senggang daripada generasi sebelumnya.
Jadi jika kita (kebanyakan) semua memiliki waktu senggang yang memadai, mengapa begitu banyak dari kita yang benar-benar merasa kewalahan dan kelelahan? Masalahnya, menurut psikolog Tony Crabbe, bukanlah kuantitas. Itu kualitas.
"Kebanyakan dari kita salah menggunakan waktu senggang kita. Buang-buang waktu."
"Kebanyakan memperlakukan waktu senggang seperti sampah. Kita menganggapnya sebagai kesempatan untuk bersantai dan tidak melakukan apa-apa, biasanya dari kenyamanan sofa kita di rumah," tulisnya di Quartz.
Baca Juga: Profil Tim Bulu Tangkis Beregu Putra Indonesia di SEA Games Kamboja 2023 yang Sabet Medali Emas!
Sebaliknya, baik kebijaksanaan kuno maupun psikologi modern menunjukkan bahwa, dalam hal waktu luang, "semakin banyak Anda memanfaatkannya, semakin banyak yang Anda dapatkan darinya."
Apa yang Anda butuhkan, jika Anda benar-benar ingin mengisi ulang energi, bukanlah pesta menonton TV, melainkan hobi aktif yang menyerap semua perhatian Anda.
Artikel Terkait
Bintang "Bukannya Aku Tidak Mau Nikah" Roy Sungkono Bersyukur Tak Pernah Mendapat Peran yang Stereotip
Tunjuk Linda Yaccarino sebagai CEO Twitter, Elon Musk Bilang Cuma Orang Bodoh yang Mau Pekerjaan Itu
Profil Tim Bulu Tangkis Beregu Putra Indonesia di SEA Games Kamboja 2023 yang Sabet Medali Emas!
Indahnya Puncak Waringin di Labuan Bajo, Tempat yang Ditunjukkan Ibu Iriana ke Pendamping Pemimpin ASEAN
Pelamar Tak Datang ke Jadwal Interview yang Sudah Dijanjikan? Ini Cara Menghadapinya
Pakar Pastikan BSI Jadi Korban Ransomware, Total 1,5T TB Data yang Dicuri
13 Kebiasaan Ini Bisa Bantu Tingkatkan Kecerdasan Dirimu. Coba Lakukan, Yuk!
Hati-Hati, ChatGP Ternyata Bisa “Disuruh” Membuat Email Penipuan!
Jangan Terlalu Percaya Saran dari Selebriti atau Influencer soal Investasi! Ini Alasannya