"Jadi, inilah trik sulapnya, mengubah Coldplay menjadi Maliq & D'essentials!" ucap Chris Martin.
3. Pesan perdamaian
Usai menyanyikan lagu Sparks, Coldplay pun memberikan pesan-pesan perdamaian dan juga kemanusiaan.
Dia menyebut, Coldplay adalah band yang tak percaya pada terorisme, penindasan atau bullying, dan penjajahan.
Baca Juga: Pekerjaan Jadi Makin Mudah, Minta Bantuan AI untuk Bantu Kerjaan HRD dan Finance
"Sebagai sebuah band, kami tidak percaya pada terorisme, atau penindasan, atau pun penjajahan. Kami percaya setiap orang berhak untuk menjadi dirinya sendiri," ucap Chris disambut tepuk tangan riuh penonton.
4. Mengucapkan terima kasih
Tak cuma melontarkan berbagai gimmick, Chris Martin tak lupa mengucapkan terima kasih.
Selain berterima kasih kepada Rahmania Astrini sebagai opening act, dia juga mengungkapkan terima kasih pada para kru bertugas dan juga fans.
Baca Juga: Contoh Jawaban Pertanyaan “Bagaimana Menyelesaikan Konflik di Tempat Kerja?” saat Wawancara Kerja
"Terima kasih kepada polisi, supir taksi, supir bus, dan terima kasih kepada semua penonton yang memakai sepeda [kinetik] dan menghasilkan energi [listrik untuk konser]," ucap Chris Martin.
"Dan terima kasih banyak, maksud saya, lalu lintas di Indonesia benar-benar gila. Jadi, terima kasih sudah datang menerjang lalu lintas itu. Itu luar biasa, terima kasih!"
"Terima kasih sudah berusaha untuk memberi kami Rabu malam kalian dengan semua kerumitan yang harus dilalui demi datang ke konser ini. Senang sekali bertemu kalian semua di sini," ujar Chris Martin.