“Bersaing dengan memori, itu bisa lebih berat karena kita tidak pernah tahu kapan memori mengikhlaskan itu (terjadi), dan memori itu digantikan dengan sosok yang baru!” pungkasnya.
Nah, kita tunggu saja apakah Ratih Kumala akan mampu menghilangkan kesan duta poligami dari sosok Fedi Nuril, ya. (Syanne Susita)