Tak Lagi Jadi Duta Poligami, Fedi Nuril Bilang Peran Suami dalam 1 Imam 2 Makmum 'Lebih Horor'

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 30 November 2024 | 10:06 WIB
Poster film 1 Imam 2 Makmum ini membuat warganet bertanya-tanya apakah Fedi Nuril akan mempertahankan statusnya sebagai "duta poligami". (Instagram @1imam2makmum)
Poster film 1 Imam 2 Makmum ini membuat warganet bertanya-tanya apakah Fedi Nuril akan mempertahankan statusnya sebagai "duta poligami". (Instagram @1imam2makmum)

PejuangKantoran.com - Base Entertainment mengumumkan kolaborasinya kembali dengan Ratih Kumala, penulis cerita Gadis Kretek. Mengawali tahun 2025, Base bekerja sama dengan Cahaya Pictures mengeluarkan film berjudul 1 Imam 2 Makmum.

Film drama ini mengangkat tema tentang bagaimana mengikhlaskan kepergian pasangan sekaligus memulai membuka lembaran hidup baru dengan pasangan yang baru.

“Film ini bercerita tentang pernikahan antara Anika yang diperankan oleh Amanda Manopo, dan Armand yang diperankan oleh Fedi Nuril.

Baca Juga: Ingin Cepat Dipromosikan Jadi Pemimpin di Kantor? Coba Lakukan 5 Cara Ini!

“Sebagai pasangan baru, Anika menikah dengan Armand yang sudah menduda selama 4 tahun melalui perjodohan. Namun, setelah menjalani pernikahan, Anika baru sadar bahwa Armand belum move on dari Leila, istri Armand yang sudah meninggal dunia.

“Konflik hadir dari kegundahan Anika yang harus bersaing dengan orang yang sudah tidak ada, dan bagaimana Armand menghadapi rasa-rasa yang ada di hatinya.

“Problem-problem inilah yang akan kita angkat di film ini,” terang Ratih Kumala, saat konferensi pers 1 Imam 2 Makmum di CGV fX Sudirman, Jakarta, Selasa (26/11/2024) lalu.

Sebelum mengetahui alur ceritanya, orang pasti akan menyangka film ini akan kembali mengangkat tema poligami karena melihat poster yang menampilkan aktor Fedi Nuril bersama dua pemeran utama wanita, Amanda Manopo dan Revalina S. Temat.

Maklum saja, Fedi kadung dikenal sebagai "duta poligami" karena peran-perannya sebagai suami yang berpoligami dalam film Ayat-Ayat Cinta dan Surga yang Tak Dirindukan. Hanya dua judul, tetapi masing-masing dibuat sekuelnya.

Impresi itulah yang memang ditangkap Fedi saat pertama kali diajak meeting projek ini. Bahkan ia sendiri mengira akan mempertahankan statusnya sebagai duta poligami.

Baca Juga: 9 Cara Agar Kamu Bisa Tetap Menikmati Pekerjaan yang Tidak Kamu Suka

“Pertama kali meeting, dikasih lihat judul, 1 Imam 2 Makmum, oke berangkat! Begitu dikasih skrip, ‘Oh, bukan (peran poligami) ternyata!’

“Saya kan harus ada image yang harus dijaga kan? Ada konsistensi yang harus dijaga. Jadi, saya pikir dulu deh! Karena ternyata judulnya menjebak!” seloroh aktor kelahiran Jakarta, 1 Juli 1982 ini.

Setelah membaca skrip, Fedi baru menyadari bahwa film ini mengangkat cerita yang lebih kompleks.

“Begitu baca, menurut saya ini lebih horor daripada sekadar cerita poligami, karena saya pun sampai riset dengan psikolog untuk mendalami peran orang yang berduka ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X