PejuangKantoran.com - Film Shaka Oh Shaka diadaptasi dari novel Shaka Oh Shaka yang ditulis oleh Jocelyn Suherman, adik Joshua Suherman. Untuk meramu kisah cinta antara bintang rock dan fansnya itu, rumah produksi menggamit sutradara Dinna Jasanti dan penulis skenario Rinno Sarjono.
Kolaborasi ini sebelumnya telah menghasilkan film box office Senin Harga Naik. Menurut produser Mithu Nisar, duo maut itu berhasil mengocok emosi hati penonton lewat Senin Harga Naik. Ketika kolab bareng lagi di Shaka Oh Shaka, keduanya memberikan lebih dari ekspektasi.
"Film ini menjadi tidak sekadar film cinta-cintaan, tetapi juga film tentang keluarga dan cinta yang terus berkembang. Fun fact-nya, ketika Dinna Jasanti mempresentasikan apa yang ingin ia lakukan, saya langsung, ‘She knows what she’s doing!’
Baca Juga: Produser Film 'Crocodile Tears' secara Khusus Membangun Rumah untuk Lokasi Utama Syuting
"Dia tahu apa yang dia mau, setiap karakter dia detailkan dan kita bisa lihat itu!” puji Mithu, saat konferensi pers Shaka Oh Shaka di Epicentrum XXI, Jakarta, Rabu (30/4/2026).
Daya tarik lain dari film ini adalah lagu-lagu yang menjadi lagi OST film. Ada lima lagu yang akan digunakan film, yaitu Melompat Lebih Tinggi (versi asli oleh Sheila on 7), Just Like A Star (versi asli oleh Michael Aldi & Cornellia Nadya) dan satu lagu baru yang khusus diciptakan untuk film ini, Oxtella.
Selain itu, ada dua lagu lain yang menjadi lagu latar, yaitu Lihat Kebunku (Taman Bunga) dari Aku Jeje, dan Satu Tuju dari Raissa Anggiani. Lagu-lagu ini berhasil menyulap film menjadi tontonan rasa konser di mana penonton bisa nyanyi bareng.
“Ini film yang lumayan unik ya, sejauh saya mengerjakan musik untuk film. Film ini sangat music-driven. Sebelum produksi, ibu Dinna sudah share ceritanya begini, 5 tahun kemudian begini, dan 5 tahun lagi, akan begini.
"Dari situ saja, saya sudah merasa progresif sekali, ya. Apalagi waktu itu cast-nya belum ada, jadi sempat deg-degan. Tapi pas reading ketemu Kiesha, langsung lega karena pernah kerja bareng di Komang!” ungkap Hariopati Rinanto, komposer musik untuk film ini.
Baca Juga: Sempat Vakum 6 Tahun, Fairuz A. Rafiq Akui Harus Banyak Belajar di Film 'Keluarga Suami Adalah Hama'
Bagi Kiesha Alvaro, dipercaya memerankan Shaka sempat membuat dirinya ragu-ragu karena ia merasa dirinya kurang ganteng untuk berperan seorang idola. Ia merasa karakter Shaka di novel sangat karismatik dan tampan.
“Ketika baca dan cerita ke Arla pun, aku merasa Shaka ganteng cuy, sekarismatik itu! Bahkan ada satu bagian di novel, ada momen yang menurut aku, Shaka ganteng banget! Di bagian Ocel dan Shaka sedang makan di rooftop, aku bacanya sampai teriak-teriak!” seru Kiesha.
Namun, ia bersyukur karena lawan mainnya, Arla Ailani, berakting sangat bagus dalam perannya sebagai Ocel, fans yang jatuh cinta pada idolanya. Hal ini membuat karakter Ocel sangat mudah untuk dicintai penonton.Kisah
“Aku tidak percaya ini adalah film drama pertama Arla karena dia bagus banget! Maksudnya, se-lovely itu! Dia sangat menyenangkan. Jadi, mudah dicintai, sebagai Ocel ya!” pungkas Keisha sambil tertawa.
Shaka Oh Shaka, yang dibintangi juga oleh Artika Sari Devi, Vira Yuniar, Joshua Suherman,
Dennis Adishwara, Maisha Kanna, Teuku Ryzki, Amel Carla, dan Adzana Ashel, sudah bisa disaksikan di bioskop sejak 7 Mei 2026.