Berapa Kali Sebaiknya Mengunyah Makanan? Ternyata Bukan Sekadar 32 Kali

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 9 Mei 2026 | 09:15 WIB
Ilustrasi: Makan sendirian di restoran tanpa rasa canggung tidak berarti kamu perlu dikasihani. (Freepik/Senivpetro)
Ilustrasi: Makan sendirian di restoran tanpa rasa canggung tidak berarti kamu perlu dikasihani. (Freepik/Senivpetro)

PejuangKantoran.com - Mengunyah makanan sering dianggap hal sepele, padahal kebiasaan ini punya pengaruh besar terhadap pencernaan hingga rasa kenyang. Banyak orang mungkin pernah mendengar aturan “kunyah 32 kali sebelum menelan”, tetapi apakah angka tersebut benar-benar wajib?

Menurut para ahli, sebenarnya tidak ada angka pasti yang berlaku untuk semua jenis makanan. Namun, mengunyah lebih lama dan lebih perlahan memang terbukti membantu proses pencernaan dan membuat tubuh lebih mudah mengenali rasa kenyang. 

Artikel di Real Simple menyebutkan bahwa idealnya makanan dikunyah hingga teksturnya benar-benar lembut atau hampir seperti pasta sebelum ditelan. Untuk banyak jenis makanan, jumlah kunyahan biasanya berada di kisaran 20 hingga 30 kali per suapan. 

Baca Juga: P2G Kritik Rencana Penutupan Prodi, Sebut Tak Sentuh Akar Masalah Dunia Kerja

Kenapa Mengunyah Itu Penting?

Proses pencernaan ternyata dimulai sejak makanan masuk ke mulut. Saat mengunyah, makanan dipecah menjadi bagian lebih kecil dan bercampur dengan air liur yang mengandung enzim pencernaan. Hal ini membantu lambung dan usus bekerja lebih ringan. 

Kurang mengunyah makanan juga dapat memicu berbagai masalah seperti:

  • perut kembung,

  • heartburn,

  • gangguan pencernaan,

  • makan berlebihan,

  • hingga penyerapan nutrisi yang kurang optimal. 

Selain itu, makan terlalu cepat membuat tubuh terlambat menerima sinyal kenyang. Akibatnya, seseorang cenderung makan lebih banyak tanpa sadar. Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa orang yang makan lebih lambat dan mengunyah lebih banyak cenderung mengonsumsi kalori lebih sedikit.

Baca Juga: Jangan Makan 7 Hidangan Ini Saat Perut Kamu Kosong! Bisa Bahaya

Apakah Harus Menghitung Kunyahan?

Banyak ahli gizi menilai tidak perlu terlalu terpaku pada angka tertentu. Alih-alih sibuk menghitung kunyahan, yang lebih penting adalah makan dengan perlahan dan sadar penuh atau mindful eating. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X