senggang

Belum Terima Skenario, Kiesha Alvaro Sudah Pendalaman Karakter Duluan untuk Film 'Tumbal Proyek'

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:58 WIB
Film "Tumbal Proyek" yang dibintangi Kiesha Alvaro terinspirasi dari mitos tumbal proyek pembuatan Jembatan Suramadu di Jawa Timur. (IMDb)

PejuangKantoran.com - Film Tumbal Proyek terinspirasi dari mitos tumbal proyek pembuatan Jembatan Suramadu yang menghubungkan pulau Madura dan Jawa Timur. Mitos yang beredar adalah adanya ritual yang meminta nyawa sebagai syarat kelancaran pembuatan proyek.

Skenario film ini ditulis oleh Jero Point, Sandika Gusti, dan Shinta Puji. Tidak hanya menulis skenario, Jero Point juga bertindak sebagai sutradara.

Cerita bermula dari kecurigaan Yuda (Kiesha Alvaro) akan kematian misterius sang ayah yang bekerja di proyek pembangunan jembatan. Ia kemudian melamar bekerja di perusahaan di mana ayahnya bekerja untuk mencari tahu penyebab kematian sang ayah.

Baca Juga: Film Shaka On Shaka Hadirkan Kisah Cinta Rocker dan Fansnya dengan Nuansa Konser Musik

Sementara itu adiknya, Laras, (Callista Arum) melamar sebagai karyawan admin perusahaan agar bisa membiayai ibunya yang sakit.

Namun, sejak kakak beradik tersebut beserta ibunya, Martha (Karina Suwandi) menginjakkan mess yang disediakan perusahaan, mereka sudah merasakan kejanggalan. Martha tiba-tiba berperilaku aneh, sedangkan kematian karyawan proyek menjelang tanggal 1 Suro semakin bertambah.

“Saya bersama Jero diskusi untuk mengangkat film yang terinspirasi dari cerita yang sering kita dengar tentang tumbal proyek. Cerita tentang orang-orang yang hilang tanpa jawaban, tanpa kabar.

"Kita mencoba menawarkan cerita tentang keluarga, kehilangan, rasa bersalah, dan keberanian untuk mencari kebenaran meski harus berhadapan dengan hal-hal yang tidak masuk akal,” ujar produser Dheeraj Kalwani, saat gala premiere di Epicentrum XXI, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Dipercaya memerankan Yuda, Kiesha Alvaro mengaku proses pendalaman karakternya berlangsung cukup panjang. Sebelum menerima naskah, dia sudah berdiskusi panjang dengan sutradara tentang karakternya.

“Sebelum pegang naskah, saya sudah ngobrol sama Pak Jero tentang apa yang diinginkan dari karakter Yuda, apa tujuan dan pesan dari film ini, terutama pesan yang ingin disampaikan karakter.

Baca Juga: Ibnu Jamil Pakai Gaya Parenting-nya untuk Peran Ayah di 'Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan'

"Jadi, ketika masuk reading, ditambah dengan deskripsi naskah dan penjelasan soal berbagai macam adegan itu, saya jadi lebih mudah untuk memahami dan mengerti apa yang dirasakan karakter,” seru Kiesha, yang juga harus latihan berdialog dengan logat Jawa.

Meski sudah cukup banyak membintangi film horor, putra sulung Pasha Ungu ini mengaku bahwa make up gore di film ini sangat menakutkan buatnya.

“Sebagai penggemar film horor gore, saya takjub make up di film Tumbal Proyek ini sangat bagus sekali. Kalau saya membayangkan lagi, sampai sekarang masih berasa sih, seramnya!” ujar Kiesha.

Selain itu, syuting film ini menurutnya cukup melelahkan secara fisik dan emosi. Adegan terberat baginya adalah pada saat pengambilan adegan kesurupan massal yang memang cukup intens dan membutuhkan konsentrasi penuh untuk mengekspresikan emosinya.

Halaman:

Tags

Terkini