PejuangKantoran.com - Setelah sukses meluncurkan Bila Esok Ibu Tiada dengan peraihan 3,9 juta penonton, Leo Pictures kembali merilis film drama keluarga, Jangan Buang Ibu. Film ini diadaptasi dari novel karya Wahyu Derapriyangga berjudul Jangan Buang Ibu, Nak.
Salah satu kekuatan dari film yang disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu ini adalah pilihan lagu yang digunakan sebagai soundtrack film. Ada dua lagu yang sangat kuat dalam membangun emosi penonton. Pertama, lagu Bunda milik Melly Goeslaw. Kedua, lagu Jangan Buang Ibu karya Rizky Febian.
Untuk mencari lagu-lagu yang cocok dengan adegan dan dijadikan soundtrack, produser Agung Saputra berdiskusi dengan Hadrah. Baginya, lagu Bunda itu sudah harga mati. Itu sebabnya ia langsung mengurus izin penggunaan lagu ke pihak Melly dan Aquarius Musikindo.
Baca Juga: Jangan Ngarepin Jumpscare! 'Cerita Lila' bakal Lebih Fokus pada Unsur Drama yang Intens
“Dari awal kami membuat film ini, kita tahu lagu Bunda harus ada. Karena, semua tahu setiap dengar lagu itu emosinya langsung mengingatkan kita pada orang tua,” ujar Agung di gala premiere Jangan Buang Ibu di Plaza Indonesia XXI, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Selain itu, Agung secara spesifik menginginkan soundtrack dibawakan oleh penyanyi yang bisa mewakili anak muda. Itu sebabnya ia sampaikan keinginannya mengajak Rizky Febian sebagai pelantun lagu kepada Hadrah.
“Kalau Rizky Febian, karena kita ingin mengambil (pasar) anak-anak muda. Lalu, saya ketemu Iki (sapaan karib Rizky Febian). Ternyata Iki sudah bikin lagunya duluan.
"Rupanya, begitu kita tawarkan dia langsung bikin lagu berdasarkan sinopsisnya. Saya dengarkan lagunya sambil bilang sama Iki, ‘Coba nonton dulu filmnya biar rasanya lebih dapat,’” kata Agung.
Namun, usulan tersebut sempat ditolak Rizky mengingat jadual kerjanya yang padat. Penolakan itu tidak mematahkan semangat Agung dan memberitahu Rizky bahwa ia rela menunggu hingga jadwalnya kosong.
“(Jadwal) Dia full banget. Ya sudah kita tungguin sampai kapan Iki bisanya. Tiba-tiba besoknya, Iki bilang dia punya schedule dan langsung ingin menonton.
Baca Juga: Film 'Saat Aku Bersuara' Hadirkan POV Penyintas Kekerasan Seksual Melawan Budaya Pembungkaman
"Setelah menonton, dia berdiri dan tepuk tangan. Dia bilang, ‘Ini film relate banget sama saya dan ingin menulis ulang lagunya!’” lanjut Agung.
Rizky pun memberikan satu lagu gubahan baru, Jangan Buang Aku, yang ia tulis bersama produser Farrell Ariega. Sedangkan untuk lagu-lagu lain, Agung berdiskusi dengan timnya di Leo Pictures, selain tentunya dengan Hadrah Daeng Ratu.
Akhirnya, digunakan juga lagu Pilu Membiru dari Kunto Aji, lagu Bawa Dia Kembali dari Mahalini Raharja, dan lagu Apa Sebenarnya Kau Cari dari Mitty Zasia. Lagu terakhir ini merupakan pilihan khusus Hadrah yang dianggap cocok untuk adegan ibu setelah bertengkar dengan bapak.
“Kalau aku biasanya tiap mau syuting sudah punya playlist. Setiap kali mau create adegan atau diskusi adegan sama teman-teman pemain di lapangan, aku pasti dengerin lagu yang ada di playlist terlebih dulu.