senggang

Barefoot Luxury Konsep Menginap Kembali ke Alam yang Privat, Mewah, Tapi Sederhana.

Rabu, 1 Juli 2026 | 12:49 WIB
Ilustrasi suasana resor barefoot luxury yang eksotis dan privat. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Ada dua contoh resor di Indonesia yang sering disebut sebagai barefoot luxury, yaitu NIHI Sumba dan Cap Karoso. Keduanya berada di Pulau Sumba, NTT.

NIHI Sumba berada di Pantai barat Pulau Sumba, menghadap langsung ke Samudra Hindia dan terkenal dengan ombak Nihiwatu, salah satu spot selancar terbaik di dunia.

Selain pelayanan sangat personal, yang ditawarkan oleh NIHI Sumba adalah vila-vila pribadi di tepi pantai tanpa nuansa glamor berlebihan, pengalaman berkuda di pantai, berselancar, trekking, dan spa di alam terbuka.

Bahkan pihak resor sendiri menggunakan istilah "The Soul of Barefoot Luxury" sebagai identitas mereknya.

Baca Juga: 10 Ide Ecotourism atau Ekowisata yang Bisa Kamu Pertimbangkan untuk Liburan Akhir Tahun

Sedangkan Cap Karoso berada di ujung barat Pulau Sumba, di kawasan Pantai Karoso yang masih sangat alami. Resor ini menghadap sebuah laguna dan pantai berpasir putih yang tenang.

Agak berbeda dari NIHI Sumba, Cap Karoso berarsitektur modern yang menyatu dengan lanskap Sumba. Resor ini menyediakan menu farm-to-table dengan kebun organik sendiri, program seni dan budaya lokal, dan fokus pada keberlanjutan dan komunitas.

Banyak media internasional menyebutnya sebagai contoh baru barefoot luxury yang lebih kontemporer.

Tarif menginap di dua barefoor luxury di Sumba ini jelas sangat tinggi. Menurut luxstay.world, tarif NIHI Sumba dimulai dari 1.000 USD per malam, sedangkan Cap Karoso dimulai dari 800 USD per malam.

Berminat? ***

Halaman:

Tags

Terkini