Tujuannya bukan menjadi anti-gadget, tetapi memberikan kesempatan kepada pikiran untuk bertransisi dari mode hiburan menuju waktu istirahat.
- Buat To-Do List untuk Senin
Senin pagi sering terasa berat karena banyak hal langsung muncul di kepala.
Untuk mengurangi rasa tersebut, luangkan sekitar 10–15 menit pada Minggu sore atau malam untuk menuliskan agenda penting minggu depan.
Tidak perlu membuat daftar yang terlalu panjang. Cukup tuliskan tiga hal yang paling penting untuk diselesaikan pada Senin.
Dengan begitu, Anda tidak perlu menghabiskan pagi hari untuk mengingat-ingat apa yang harus dilakukan.
- Siapkan Barang yang Akan Dipakai
Hal kecil seperti memilih pakaian, menyiapkan tas, mengisi daya perangkat, atau menyiapkan bekal bisa membuat pagi Senin lebih praktis.
Kebiasaan ini mungkin terlihat sepele, tetapi bisa mengurangi jumlah keputusan yang harus dibuat ketika baru bangun.
Semakin sedikit hal yang perlu dipikirkan pada Senin pagi, semakin banyak energi yang bisa digunakan untuk hal yang lebih penting.
- Lakukan Satu Aktivitas yang Benar-Benar Disukai
Weekend juga harus punya ruang untuk kesenangan.
Tidak harus pergi jauh atau mengeluarkan banyak uang. Ngopi di tempat favorit, berjalan kaki, berolahraga, memasak makanan kesukaan, bermain game, membaca, atau bertemu teman bisa menjadi pilihan.
Yang penting, lakukan sesuatu bukan karena sedang tren atau takut ketinggalan, tetapi karena memang membuat Anda merasa senang.
- Berhenti Memikirkan Senin Terlalu Cepat
Ini mungkin bagian paling sulit dari weekend reset.
Ketika Minggu sore tiba, jangan langsung membiarkan pikiran dipenuhi dengan pekerjaan, deadline, meeting, dan berbagai kemungkinan buruk yang belum tentu terjadi.
Persiapkan apa yang memang bisa dipersiapkan, kemudian beri diri sendiri izin untuk menikmati sisa weekend.
Senin memang akan datang, tetapi tidak harus dipikirkan sejak Sabtu pagi.