senggang

Sutradara Naya Anindita Angkat Dinamika ART dari Perspektif Berbeda melalui Agensi Rumah Tangga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:14 WIB
"Agensi Rumah Tangga" yang digarap sutradara Naya Anindita, siap tayang pada 10 September 2026. (Starvision)

PejuangKantoran.com - Ada banyak alasan kenapa Naya Anindita mengambil proyek film Agensi Rumah Tangga, ketika pertama kali ditawarkan oleh produser Chand Parwez di Starvision.

Pertama, Naya merasa senang karena bisa berkolaborasi dengan Upi yang menjadi penulis skenario film. Secara blak-blakan, Naya mengekspresikan kekagumannya terhadap Upi yang jadi sumber inspirasinya untuk mengejar karir sebagai sutradara.

“Ketika pertama kali Pak Parwez menyebutkan proyek Agensi Rumah Tangga, yang mana skenarionya ditulis sama mbak Upi, saya seneng sekali bisa dipertemukan dengan Mbak Upi di proyek ini.

Baca Juga: Claude Mulai Pakai Watermark Tersembunyi untuk Menandai Tulisan yang Dibuat Pakai AI

"Kebetulan dari dulu ingin sekali kerja bareng Mbak Upi, salah satu idola saya. Beliau yang bikin saya, ‘Oh kalau Mbak Upi bisa jadi sutradara perempuan, saya juga bisa!’” terang Naya Anindita, saat trailer launch Agensi Rumah Tangga di Epicentrum XXI, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Naya juga tertarik dengan bagaimana semua karakter perempuan di film ini memiliki satu tujuan sama, yaitu membahagiakan keluarga dan memberikan kehidupan keluarga yang lebih layak. Namun, setiap karakter dihadapkan pada problematika yang berbeda-beda.

Cerita-cerita mengenai asisten rumah tangga (ART) jarang sekali dilihat dari perspektif mereka, demikian menurut sutradara yang filmnya tahun lalu, Komang, sukses ditonton 3 juta penonton itu. 

"Kita biasa lihat (di film) dari perspektif majikan atau bahkan muncul hanya selewat saja, bukan sebagai akar cerita. Ini sangat menarik dan (jadi alasan lain) kenapa saya mau ambil proyek ini,” jelasnya.

Apalagi, sebelumnya ia pernah dipercaya juga oleh Starvision untuk menggarap series drama komedi Imperfect. Serial itu membuatnya langsung bisa menangkap komedi seperti apa yang dipresentasikan di film.

“Sebelumnya saya sudah sama bapak (Chand Parwez) di Imperfect Series Season 1 dan 2. Jadi saya ngerasa kayak, oh My God, saya sudah tahu saya harus ngapain, bikinnya seperti apa dan komedinya gimana.

Baca Juga: Takut AI Merebut Pekerjaan? Ini 5 Skill yang Bikin Gen Z Tetap Dibutuhkan di Dunia Kerja

"Rasanya ini seperti bikin Imperfect tapi versi yang lebih serius. Itu juga sebabnya pemilihan karakter ART dilakukan dengan para stand up comedy wanita,” ujar Naya, yang kini berusia 37 tahun.

Sebagai sutradara, Naya dikenal sering mengajak sahabat-sahabatnya untuk bermain di filmnya. Tak terkecuali di film Agensi Rumah Tangga ini. Naya mengajak sahabat dekatnya, Afgan, karena merasa tidak ada pemeran lain yang cocok untuk memerankan Kafka.

“Karakter Kafka ini adalah seorang penyanyi idola yang terkenal se-Indonesia. Menurut saya siapa lagi yang bisa membawakan dengan baik kalau bukan Afgansyah Reza ya?

"Tidak ada yang bisa bawa energi dan pesona pop star kecuali Afgan. Ketika temen-temen ART tahu kalau Kafka dimainkan Afgan, mereka pun semangat (berperan) jadi ART!”

Halaman:

Tags

Terkini