PejuangKantoran.com - Memiliki kemampuan merasakan energi dari mahluk tak kasat mata, menurut Sara Wijayanto, kadang bisa dibilang sebuah kutukan.
Pemeran Sekar dalam Indigo: What Do You See ini merasa emosinya sering terpengaruh, sehingga membuat dirinya kelelahan luar biasa.
Butuh proses yang cukup panjang sampai akhirnya Sara Wijayanto bisa menerima takdir hidupnya itu.
Baca Juga: Sekarang Jadi Ikon Fashion, Victoria Beckham Akui Pernah Dandan Norak di Masa Lalu
“Kalau ini disebut kutukan, kadang aku ngerasanya seperti itu, karena capeknya setengah mati,” ujar Sara Wijayanto, saat konferensi pers Indigo: What Do You See di Senayan City XXl, Jakarta, Senin (13/10/2023).
“Kayak gini nih, aku masuk ke ruangan, aku bisa merasakan semua energi orang yang ada di dalam ruangan. Kadang-kadang, sampai nggak bisa bernapas.
“Di sebelah sini, saya bisa merasakan orang yang lagi sedih. Di situ, ada lagi lainnya. Nah, itu yang masih hidup. Bayangkan, mereka yang nggak ada juga bisa (dirasakan),” katanya.
Semakin usianya bertambah, kepekaan Sara terhadap mahluk tak kasat mata semakin tinggi. Ia menyebutkan bahwa di usia 30-an ia baru bisa menerima kenyataan bahwa dirinya seorang indigo.
Semakin bertambah usianya, kepekaan orang indigo akan semakin besar. Apalagi, jika ia memang memilih jalan hidup tersebut.
“PR-nya adalah bagaimana caranya bisa menjalankan hidup ini dengan normal. Sampai hari ini, di umur 44 tahun, aku masih terus belajar,” seru perempuan kelahiran 6 Mei 1979 ini.
Baca Juga: Main Bareng di Film Indigo: What Do You See, Apa Komentar Sara Wijayanto Soal Aliando Syarief?
"Bagaimana bisa menyelaraskan apa yang aku punya, tetap bisa berbagi apa yang aku punya ini untuk tentunya membantu orang lain. Pelajarannya tidak akan ada habisnya,” katanya.
Dengan keikhlasan hati, Sara bisa menepis pemikiran bahwa kemampuannnya itu merupakan sebuah kutukan. Perasaan itu menurutnya memang ada, sehingga ia merasakan kelelahan seperti yang ia sebut sebelumnya.
"Tapi, aku kembali lagi ingat, ‘Oh, Tuhan kasih ini tuh, ada maksudnya!’ Ya, kalau memang lagi capek, itu survive mode aja. Kadang capek, tapi gue sadar nggak boleh nyerah," papar istri pesulap Demian Aditya ini.
"Terus berjalan karena omongan orang atau apapun (energi negatif), ya sudahlah! Kalau didengerin, aku gak bisa hidup,” tambahnya.
Artikel Terkait
Kementerian Kominfo Buka Beasiswa Kemitraan S2 Jurusan Keamanan Siber dan Forensik Digital
Main Bareng di Film Indigo: What Do You See, Apa Komentar Sara Wijayanto Soal Aliando Syarief?
Mandi Air Dingin Saat Cuaca Panas Memang Segar, tapi Tak Disarankan untuk Semua Orang
Separuh Karyawan Lebih Suka Jam Kerja Normal dari Jam 09.00-17.00 Ketimbang Jam Kerja Fleksibel
Trik Berbasa-basi dengan Orang yang Baru Dikenal tanpa Canggung dengan Metode FORD
Sekarang Jadi Ikon Fashion, Victoria Beckham Akui Pernah Dandan Norak di Masa Lalu