PejuangKantoran.com - Setelah menyelesaikan kuliahnya, Iqbaal Ramadhan kembali bekerja di dunia hiburan tanah air. Ia menerima proyek pertamanya, Perayaan Mati Rasa, yang digarap oleh sahabatnya, Umay Shahab.
Ketika ditanya mengapa memilih terlibat dalam film Perayaan Mati Rasa, Iqbaal Ramadhan mengaku bahwa ia merasa lebih nyaman bekerja sama dengan sahabatnya sendiri.
“Kita sudah berteman dari dulu. Sekarang semakin dewasa, dengan background masa kecil kurang lebih sama,” terang Iqbaal Ramadhan, saat hadir di acara Sinemaku Day di Gandaria City, Jakarta, Rabu (10/1/2024).
Baca Juga: Contoh Surat Sponsor Visa yang Umum Dipakai Sesuai Kebutuhan Perjalanan Kamu
Selain itu, ada alasan lain mengapa aktor kelahiran 28 Desember 1999 mau berkolaborasi di Sinemaku Pictures yang didirikan Umay Shahab bersama Prilly Latuconsina.
“Umay merupakan hasil regenerasi sutradara muda di Indonesia. Orang-orang kayak Umay harus diberi dukungan penuh. Saya ingin jadi orang yang memfasilitasi Umay berkontribusi di industri film Indonesia,” tambah Iqbaal.
Ketika mulai terlibat dalam proyek film Perayaan Mati Rasa ini, Iqbaal mengatakan bahwa ia ingin bisa berkontribusi lebih banyak. Apalagi, menjadi produser merupakan mimpinya sejak kecil.
“Sekarang (sudah) lulus, ada banyak mimpi yang ingin saya wujudkan. Salah satunya adalah jadi produser. Saya merasa ada hal lebih yang bisa saya kasih ke film ini, selain sebagai salah satu pemeran.
“Saya lalu berinisiatif menawarkan diri sebagai produser,” jelas Iqbaal, yang selalu mau tampil sebagai cameo di proyek film Umay Shahab, seperti Mencuri Raden Saleh dan Ketika Berhenti Di Sini.
Itu sebabnya di film yang diangkat dari lagu karya Umay Shahab ini, Iqbaal memegang dua tanggung jawab, yaitu sebagai pemain dan produser.
Menekuni pekerjaan baru sebagai produser, mantan anggota boyband Coboy Junior ini melihatnya sebagai kesempatan untuk belajar banyak hal baru.
Baca Juga: Apa Itu Surat Sponsor Visa, Betulkah Supaya Permohonan Visa Lebih Mungkin Disetujui?
“Ini adalah dunia yang tergolong baru. Saya akan mendapat banyak ilmu serta pengalaman yang tentunya tidak akan didapatkan saat berada di depan kamera,” katanya.
Karena baru akan merintis, Iqbaal belum bisa menentukan mana yang ia suka, antara menjadi aktor atau sebagai produser. Namun pada dasarnya, ia ingin terus mengeksplorasi kreativitasnya.
“Saya suka menantang diri sendiri. Saya suka dengan hal-hal yang baru. Jika ditanya kenapa menjadi produser, tidak mencoba sutradara?
Artikel Terkait
Jangan Ketipu, Ini Beda Cromboloni dan Kouign Amann!
Merasa Tak Bahagia dan Cemas saat Bangun Pagi? Bisa Jadi Gara-gara Salah Tidur
Kenali Perbedaan Gaji Kotor dan Gaji Bersih, Sebelum Kamu Negosiasi Gaji saat Wawancara Kerja
Kelas Strong Nation, Latih Kekuatan Otot Biar Kuat 'Banting Tulang' Sekaligus Buka Peluang Karier Baru
Indonesia Vs Vietnam Piala Asia 2023 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Mini tapi Megah
Gen Z di Singapura Berbondong-bondong Cari Pekerjaan Baru
Pekerja Profesional di Singapura Pilih Industri Baru