Kristina Esmeralda, Kartini Penjaga Energi Hijau Indonesia

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Minggu, 21 April 2024 | 10:50 WIB
Kristina Esmeralda, kartini di bidag panas bumi
Kristina Esmeralda, kartini di bidag panas bumi

PejuangKantoran.com - Raden Ajeng Kartini menjadi inspirasi banyak perempuan untuk berani mengejar karier dan cita-citanya.

Faktanya saat ini perempuan bahkan menempati berbagai posisi penting dalam berbagai bidang pekerjaan termasuk dalam bidang pekerjaan para pria seperti minyak bumi dan BBM. 

Kristina Emeralda Cici merupakan satu dari karyawan perempuan dengan perjalanan karier yang cemerlang di PGE.

Berkiprah selama lebih dari 10 tahun di PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Cici kini memegang tanggung jawab sebagai Senior Reservoir Engineer dan merupakan anggota aktif WING.

Baca Juga: Penerima Beasiswa S2 Kominfo 2024 Harus Kembali ke Indonesia, Ini Sanksinya Jika Melanggar!

Kartini merupakan figur penting dalam sejarah emansipasi perempuan di Indonesia. Kegigihannya dalam memerjuangkan hak-hak perempuan menjadi titik awal dari partisipasi perempuan di ruang publik.

Komitmen Cici dalam berkontribusi secara positif bagi PGE merefleksikan semangat Kartini masa kini.

“Kartini menjadi inspirasi bagi saya dan perempuan-perempuan lain di Indonesia. Saya bangga mampu menikmati buah dari perjuangan Kartini hingga mampu mencapai di titik karier saya pada saat ini."

"PGE juga memberikan ruang yang setara bagi saya dan Perwira perempuan lainnya untuk memberikan makna bagi industri geotermal di Indonesia,” ucap Cici, Kartini PGE dari Indonesia timur yang lahir dan besar di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur, salah satu daerah yang memiliki potensi panas bumi.

Baca Juga: CEO Dropbox Bilang, Karyawan Lebih Suka Bekerja Remote daripada Diberi Fasilitas Kantor yang Nyaman

Perempuan semakin mengambil peran kunci di sektor energi hijau, termasuk industri panas bumi. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk juga memberikan kesempatan yang luas bagi penerus R. A Kartini untuk menjadi penggerak dalam pengembangan energi panas bumi di Indonesia, bahkan di tingkat global.

Di tingkat global, jumlah perempuan yang bekerja di sektor energi panas bumi juga terus bertambah, mencapai 20% pada 2020 dibandingkan 10% di 1980 menurut Women in Geothermal (WING), sebuah lembaga non-profit yang mempromosikan pengembangan profesional perempuan di komunitas panas bumi global.

Tidak hanya menjadi bagian dari Perusahaan, perempuan berkontribusi secara signifikan terhadap kinerja, capaian, dan perkembangan Perusahaan. Selain itu, semakin banyak perempuan yang menduduki posisi kunci, termasuk engineering dan riset.

“Industri panas bumi sebagai tulang punggung masa depan energi Indonesia memerlukan talenta-talenta terbaik bangsa, termasuk para perempuan tangguh untuk mengembangkannya. Sudah menjadi komitmen PGE untuk menjadi perusahan yang inklusif yang memberikan kesempatan dan hak yang setara bagi perempuan untuk berkarya di posisi dan peran apa pun,” kata Direktur Utama PGE Julfi Hadi menyambut peringatan Hari Kartini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Pertamina

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X