PejuangKantoran.com - Dalam Kunjungan Apostolik-nya di Jakarta, Paus Fransiskus tampak selalu dikawal ketat oleh Pope's Army.
Mereka tampak selalu memakai jas hitam, dan walaupun raut muka mereka tampak tegas namun selalu siap membantu umat yang tiba-tiba mencegat karena ingin bersalaman atau diberkati oleh Paus.
Salah satu yang mudah dikenali adalah Letnan Kolonel Loïc Marc Rossier. Pria berusia 34 tahun dari Valais itu menjadi orang nomor dua dalam pasukan penjaga keamanan Paus.
Baca Juga: Mengapa Paus Fransiskus Dikawal oleh Garda Swiss, bukan Tentara Vatikan Berkebangsaan Italia?
Pada 1 Januari 2022, Loïc Marc Rossier ditunjuk Paus Fransiskus sebagai Wakil Komandan Garda Swiss dengan pangkat letnan kolonel.
Sebagai Wakil Komandan Garda Swiss, Letnan Kolonel Loïc Rossier menjadi asisten langsung dari Komandan saat ini, Christoph Graf. Dia akan mengambil alih komando Garda Kepausan Swiss saat Komandan tidak ada.
Sebagaimana disebutkan dalam siaran pers Garda Swiss, Loïc Rossier bertindak sebagai Kepala Staf, mengelola sistem kedisiplinan, dan bertindak sebagai pengawal pribadi Paus di Vatikan, di Italia, dan selama perjalanan kerasulannya.
Fasih empat bahasa
Garda Swiss sendiri adalah pasukan paramiliter dan polisi yang sangat terlatih. Mereka membawa pedang, dan tombak sebagai persenjataan seremonial, dan dilatih dalam pertarungan jarak dekat dan membawa senjata kecil yang disembunyikan di seragam mereka.
Setiap anggota Garda Swiss di Vatikan harus fasih berbahasa Prancis, Jerman, Italia, dan Inggris. Namun mereka harus siap untuk beralih bahasa di tengah kalimat, tergantung dengan siapa mereka berbicara.
Baca Juga: Isi Pidato Paus Fransiskus di Indonesia: Serukan Perdamaian dan Persatuan dalam Bhineka Tunggal Ika
Gaji tahunan untuk pekerja tingkat pemula di pasukan keamanan Paus adalah 15.600 euro per tahun (sekitar Rp309 juta). Selain itu, para penjaga mendapatkan tunjangan makanan dan akomodasi.
Paus Fransiskus dalam sambutannya ketika menerima para anggota Swiss Guard yang baru mengatakan bahwa di antara para penjaga terdapat suasana yang positif dan penuh hormat di barak.
Mereka juga harus berperilaku yang sopan terhadap atasan dan tamu, meskipun terkadang ada periode panjang pelayanan yang melelahkan.
Artikel Terkait
Orang dengan Nama-Nama Ini Lebih Mungkin Menjadi Jutawan pada Bulan September
Tanda-tanda Pewawancara Tidak Tertarik Lagi pada Kandidat saat Wawancara Kerja Masih Berlangsung
Sisi Lain Seorang Digital Nomad: Kesepian dan Sedih dengan Gaya Hidupnya yang Terus Berpindah
Mengapa Mentalitas “Beruntung Berada di Sini” bakal Merugikan Karier Kamu?
Kenapa Sinar Matahari Pagi Itu Penting: Manfaat yang Harus Kamu Tahu (Mumpung Hari Libur)
Berkat Rare Beauty, Selena Gomez Resmi Jadi Miliarder dengan Kekayaan Rp15 Triliun
Cak Lontong, Nama Asli dan Asal-Usul Nama Selebritasnya