Profil Heri Hermansyah, Rektor Baru UI yang Pernah Jadi Guru Besar Termuda di Fakultas Teknik

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 24 September 2024 | 16:17 WIB
Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, ST, MEng, IPU, dilantik menjadi Rektor UI yang baru untuk periode 2024-2029. (Instagram/ @heri.hermansyah)
Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, ST, MEng, IPU, dilantik menjadi Rektor UI yang baru untuk periode 2024-2029. (Instagram/ @heri.hermansyah)

Pada 2000 – 2003, ia memperdalam ilmunya dalam bidang Teknik Kimia di Tohoku University, Jepang, dengan mendapatkan Master’s Scholarship dari Panasonic dan PhD Scholarships dari Hitachi.

Ia juga pernah mendapatkan penghargaan IDB Bidang Sains Teknologi atas nama Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Indonesia.

Baca Juga: Tupperware Terancam Bangkrut Setelah 78 Tahun Beroperasi, Ini Biang Keroknya!

Bahkan Bintang Satya Lencana dari Presiden Republik Indonesia juga pernah didapatkannya.

Selain menjadi Rektor UI yang baru, saat ini ia juga menjabat sebagai Ketua Reviewer Penelitian Nasional dan Vice President Asian Federation of Biotechnology sejak 2021.

Namun, di tengah kesibukannya Heri masih sempat melakukan penelitian di bidang yang menjadi keahliannya, yaitu Rekayasa Proses Reaksi, Rekayasa Bioproses, Rekayasa Bioreaksi, Biokatalisis.

Pada 2023, ia menerbitkan publikasi terbaru tentang “Pemanfaatan jerami padi dan ampas tebu sebagai bahan baku berbiaya rendah menuju produksi asam suksinat yang berkelanjutan”.

Ingin UI Memiliki Dampak dan Berkontribusi bagi Negara

Saat melakukan pidato perdana setelah terpilih menjadi Rektor UI periode 2024-2029, Heri mengajak semua pemangku kepentingan di universitas terbaik di Indonesia itu agar lebih berdampak dan berkontribusi bagi negara.

"Mari bersama-sama bergandeng tangan memajukan UI seperti yang kita inginkan bersama. Mari kita jadikan UI tidak hanya universitas terkemuka, tetapi jadi universitas penggerak untuk memajukan bangsa," ujarnya.

Baca Juga: Ada Proyek Rekonstruksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek selama Seminggu, Ini Antisipasi Kemacetannya!

Heri juga menyoroti tiga masalah UI di tingkat internal, nasional, dan global.
Menurutnya, di tingkat internal, tata kelola UI belum optimal.

Hal ini secara langsung dan tidak langsung memengaruhi riset inovasi dan pengabdian masyarakat UI yang belum berkelanjutan.

Sementara di tingkat global, kiprah UI juga belum optimal, khususnya dalam persaingan dengan perguruan tinggi negeri.

Setelah terpilih menjadi Rektor UI yang baru, Heri Hermansyah dengan lantang berjanji, "Kami berkomitmen untuk menyiapkan mahasiswa UI dalam menghadapi tantangan global dan memiliki keterampilan, yang diperlukan untuk sukses dalam lingkungan yang berubah dengan cepat." (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: CNBC Indonesia, Tribun News, KompasTV, Herihermansyah.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X