Pro dan Kontra Membajak Karyawan dari Perusahaan Kompetitor, Siapa Paling Diuntungkan?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 23 September 2024 | 21:32 WIB
Ilustrasi: Selalu ada pro dan kontrak dalam praktik pembajakan karyawan dari perusahaan kompetitor. (Freepik/DC Studio)
Ilustrasi: Selalu ada pro dan kontrak dalam praktik pembajakan karyawan dari perusahaan kompetitor. (Freepik/DC Studio)

PejuangKantoran.com - Salah satu cara perusahaan merekrut karyawan yang sudah terbukti kualitasnya adalah dengan memburu mereka dari perusahaan kompetitor.

Aksi “bajak-membajak” karyawan seperti ini memang biasa terjadi di dunia kerja. Namun apakah etika bisnis berperan di sini?

Sederhananya, pembajakan karyawan terjadi ketika satu perusahaan mempekerjakan seseorang —biasanya yang sudah dianggap expert— yang bekerja di perusahaan lain.

Baca Juga: Overstourism, Wisatawan Membludak Tak Selalu Menjadi Kabar Baik. Ini Dampak dan Solusinya.

Apakah kita bertindak tidak etis jika mewawancarai pelamar yang sudah bekerja dengan mapan? Sama sekali tidak.

Atasan di perusahaan lama karyawan yang kita hijack mungkin merasa tersinggung, tetapi mereka tidak dapat menuduh perusahaan kita melakukan pelanggaran etika.

Semua orang bebas pindah dari satu perusahaan ke perusahaan lain kapan saja.

Pro dan kontra membajak karyawan

Pembajakan karyawan mungkin sah-sah saja, tetapi apakah praktik tersebut selalu merupakan hal yang benar untuk dilakukan? Belum tentu.

Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Luncurkan Paket Wisata 3B. Apa Yang Dijanjikan?

Mari kita lihat pro dan kontra pembajakan karyawan berikut ini.

Pro

Mendapatkan karyawan yang expert

Reputasi perusahaan mungkin meningkat jika mereka mempekerjakan seseorang yang memang ahli di bidangnya.

Jika perusahaan perlu merekrut karyawan untuk serangkaian tugas khusus, strategi terbaik adalah mencari seseorang yang sudah berhasil melakukan tugas tersebut untuk perusahaan lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Indeed, Probuilder.com, 4cornerresources.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X