Siapa Stella Christie, yang Baru Ditunjuk Jadi Wakil Menteri Dikti, Sains, dan Teknologi?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 21 Oktober 2024 | 21:26 WIB
Yuk, kenalan dengan Stella Christie, guru besar Universitas Tsinghua China yang ditunjuk sebagai Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.  (TikTok/@nan000vz)
Yuk, kenalan dengan Stella Christie, guru besar Universitas Tsinghua China yang ditunjuk sebagai Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. (TikTok/@nan000vz)

PejuangKantoran.com - Ada banyak nama baru yang muncul dalam Kabinet Merah Putih yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Salah satunya adalah Stella Christie.

Saat mengumumkan Prof. Dr. Ir. Satryo Soemantri Brodjonegoro sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada Minggu (20/10/2024), Prabowo juga mengumumkan dua nama wakil menteri (wamen) yang akan mendampinginya.

Mereka adalah Profesor Fauzan dan Profesor Stella Christie. Lalu, siapa sosok Stella yang dipilih Prabowo untuk bergabung dalam kebinetnya?

Baca Juga: BRI Raih Penghargaan The Asian Post Awards 2024 sebagai BUMN dengan Setoran Dividen Terbesar

Seorang ahli psikologi kognitif

Dilansir dari CNN Indonesia, Stella merupakan seorang ahli psikologi kognitif ternama di dunia internasional.

Ia mengawali karirnya dengan meraih gelar sarjana dari Fakultas Psikologi di Harvard University periode 1999 – 2004. Kemudian, gelar doktoralnya diraih di Northwestern University pada 2010.

Sejak 2018, Stella menyandang status Associate Professor with Tenure di Universitas Tsinghua. Ia juga merupakan pendiri dan direktur Pusat Kognitif Anak Tsinghua.

Sebelumnya, perempuan berkacamata ini juga menduduki posisi serupa di Swarthmore College, Amerika Serikat, pada 2012 hingga 2018.

"Saya adalah ilmuwan cognitive science, (ini) adalah (ilmu) tentang bagaimana kita berpikir, tentang otak, tentang bagaimana pikiran yang memastikan manusia dan juga hewan dan juga AI. Jadi ilmu saya adalah interdisipliner," ujarnya.

Baca Juga: Perluas Pasar Internasional, BRI Ajak 5 UMKM Binaannya Pameran di Amazing Indonesia Jedah

Hingga saat ini, Stella banyak mengeluarkan jurnal yang berkaitan dengan bidang keilmuannya. Bahkan, Journal of Cognition and Development karyanya pada 2010 berhasil meraih artikel terbaik dalam Editor's Choice Award.

Ingin mengabdi pada negara

Meski karir Stella semakin meroket sebagai profesor psikologi dan guru besar di Tsinghua University sejak 2018 hingga sekarang, perempuan kelahiran Medan, 11 Januari 1979 ini ingin mengabdi kepada Indonesia.

Saat menjadi peserta pembekalan calon wakil menteri di kediaman Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (17/10/2024) lalu, Stella dengan tegas menyatakan bersedia memberikan kontribusi untuk bangsa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: katadata.co.id, CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X