Meski tidak ikut menyusun “17+8 Tuntutan Rakyat”, Dino sudah lama dikenal kritis dan menjadi salah satu suara penting yang mendukung aksi rakyat di media sosial. Konten-kontennya mengajak anak muda untuk bersuara dengan cerdas.
Baca Juga: Awas, Jangan Kegocek Penipuan Pesan Berisi Video Demo yang Ternyata File APK Berbahaya!
Ferry Irwandi dikenal karena keberaniannya menyorot praktik tak etis di dunia digital, dari promosi judi online oleh influencer, hingga giveaway palsu dan klaim penghasilan fiktif. Dia juga gencar menyuarakan tentang RUU TNI baru sampai dengan isu tunjangan DPR.
Sejak berhenti menjadi humas Kementerian Keuangan pada tahun 2022, pria berusia 33 tahun ini memutuskan untuk membuat konten-konten edukasi di kanal Youtube-nya.
Di situlah pemegang gelar Master dari Central Queensland University ini banyak berbicara mengenai politik, keuangan, filsafat Stoikisme, dan isu sosial.
Tokoh-tokoh muda ini memang memiliki latar belakang berbeda, tetapi mereka disatukan oleh satu hal, yaitu kepedulian pada masa depan Indonesia. Melalui "17 Plus 8 Tuntutan Rakyat" mereka memimpin anak muda untuk berani bersuara.
Artikel Terkait
3 Prinsip Investasi Abadi Benjamin Graham: Falsafah yang Membentuk Warren Buffett
Rahasia Kerja Tim yang Hebat: Mampu Bicara dengan Bahasa yang Tepat untuk Tiap Anggota
Perankan Tokoh Antagonis di Labinak: Mereka Ada Di Sini, Arifin Putra Direpotkan Lumuran Darah selama 3 Hari
Oil Pulling ala Nikita Willy: Rahasia Senyum Sehat yang Ternyata Sederhana dan Bisa Ditiru
Liu Jingkang, ‘JK’, Miliarder Kamera Aksi yang Pecahkan Rekor IPO di Usia 33 Tahun
Kisah Pemilik Nippon Paint Goh Cheng Liang: Dari Hidup Sederhana di River Valley hingga Menjadi Miliarder Dermawan Singapura
Habibie dan Chelsea Olivia, Dua Nama Kondang yang Bikin Bangga di Paskibraka Nasional 2025!
Kisah Inspiratif Anak Penjual Pakaian Bekas dan Penjual Bakso yang Berhasil Jadi Paskibraka Nasional 2025
Siapa AKP Bimo Dwi Lambang, Mantan Ajudan Sandiaga Uno yang Jadi Komandan Paskibraka 2025?
Siapa Salsa Erwina Hutagalung, yang Tak Gentar setelah Kena Doxing usai Tantang Debat Ahmad Sahroni?