Sebenarnya nomor ini lebih aman karena menggunakan tali pengaman. Meski begitu, rasa takutnya muncul ketika jatuh berulang kali. Pelan-pelan ia bisa mengalahkan ketakutannya. Akhirnya, ia malah cinta pada disiplin ini.
Dari sekadar hobi, akhirnya Alma diikutkan ke berbagai kompetisi. Antara lain, Kejuaraan Nasional di Bangka Belitung pada 2017. Di Kejuaraan Nasional Kelompok Umur XV-2021 di Aceh, Alma yang masih berusia 12 tahun sudah berhasil meraih medali emas di nomor lead perorangan.
Baca Juga: Basral Peraih Medali Emas di Skateboard SEA Games 2025 Awalnya Gunakan Papan Skate Seharga Rp5 Ribu!
Mental juara
Dua tahun kemudian, ia mulai menjajal kompetisi internasional di Malaysia dan Singapura. Namun, ia turun di disiplin boulder, memanjat dinding berstruktur yang relatif pendek tanpa alat pengaman.
Jika nomor boulder fokus pada kesulitan gerakan, disiplin lead menuntut atlet mampu menahan tubuh bergelantungan sambil memecahkan jalur yang kompleks di dinding setinggi 15 meter.
Alma punya kekuatan bertahan di dinding yang berkontur dan miring, dengan pegangan atau volume yang besar dan terbuka, serta jalur dengan tingkat kesulitan yang tinggi.
Alma juga punya berat badan yang ideal, sehingga kedua faktor itu menjadi keunggulan utamanya, demikian menurut pelatih tim panjat tebing Indonesia, Hendra Basir.
Kekuatan lain Alma adalah mentalnya yang kuat, kata pelatih Alma di pemusatan latihan daerah, Ronald Mamarimbing. Alma pantang menyerah, tidak ciut dengan lawan yang lebih senior meski baru tampil pertama.
Peringkatnya terus meningkat di kancah internasional. Medali perak di nomor lead berhasil diraihnya di Kejuaraan Asia Remaja di Jamshedpur, India (2024).
Baca Juga: Lolos Seleksi dari 16 Ribu Film, Para Perasuk Siap Berkompetisi di Sundance Film Festival
Setelah itu, ia menempati peringkat keempat disiplin lead di Kejuaraan Asia Remaja di Guiyang, China (Agustus 2025), menjadi pemanasannya sebelum tampil di SEA Games 2025.
Kini, Alma Ariella Tsany harus membiasakan diri dikerubuti wartawan dan diajak foto bareng oleh para penggemarnya, terutama usai kemenangannya di pesta olahraga Asia Tenggara itu.
"Masih suka deg-degan kalau ditanya-tanya. Mana sekarang lebih banyak wartawannya. Cuma mama bilang, percaya diri saja," pungkas Alma.
Artikel Terkait
Indonesia No. 1 Kuliner Terbaik Se-Asia Tenggara dan Ke-10 Kuliner Terbaik Dunia versi TasteAtlas
10 Kesalahan Menangani Nyeri Otot DOMS Usai Latihan Olah Raga yang Wajib Kamu Hindari
Ini Alasan-alasan Mengapa Smartwatch Kamu Wajib Punya Fitur Sistem Navigasi Satelit GNSS!
Panorama Sinema Indonesia: Tujuh Dekade Film Nasional Bersinar di Paris
Cara Login ASN Digital untuk Mengakses Data Kepegawaian, Lakukan Aktivasi MFA Lebih Dulu
Film 'Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?' Mengisi Kekosongan Film Reliji di Timur Tengah dan Eropa
Bagi yang Serius Olah Raga Lari, Pilihlah Smartwatch dengan Dual-band GNSS. Ini Alasannya!