Niatnya Mendalami Karakter, Acha Septriasa Malah Didiagnosa Punya Problem Kesehatan Mental

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 9 Maret 2023 | 12:31 WIB
Ingin riset perannya di Aku Tahu Kapan Kamu Mati 2, Acha Septriasa malah didiagnosa punya masalah kesehatan mental. (Instagram @septriasaacha)
Ingin riset perannya di Aku Tahu Kapan Kamu Mati 2, Acha Septriasa malah didiagnosa punya masalah kesehatan mental. (Instagram @septriasaacha)

PejuangKantoran.com - Acha Septriasa menikmati kehidupannya sebagai ibu rumah tangga sejak menetap di Sydney, Australia, bersama sang suami, Vicky Kharisma, dan anaknya Bridgia Kalina.

Namun, sesekali perempuan keturunan Minangkabau ini masih terbang ke Jakarta, dan menghabiskan waktu beberapa bulan untuk menjalani profesinya sebagai aktris dan penyanyi.

Baca Juga: Syuting di Jakarta, Acha Septriasa Kirim Orangtua ke Australia untuk Membantu Mengasuh Putrinya

Mengimbangi dua profesi melintasi dua negara ternyata sudah menjadi bagian dari komitmennya untuk tetap produktif meskipun jauh dari dunia entertainment yang membesarkan namanya.

“Kerja saya memang di Jakarta. Setiap kali ke Jakarta untuk promo film, saya pasti menyempatkan diri untuk syuting sekalian.

“Karena jarak Australia dan Indonesia lumayan jauh, 8 jam flight, dan harus meninggalkan anak,” terang Acha saat syukuran syuting film Aku Tahu Kapan Kamu Mati 2: Suicide Village (ATKKM2) di Hotel Asyana Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (1/3/2023) lalu.

Saat ini pun ia tengah berada di kota kelahirannya untuk menuntaskan syuting film garapan sutradara Anggy Umbara tersebut. Di film ini, Acha berperan sebagai psikolog.

Sebagai bagian dari pendalaman karakternya sebagai psikolog, Acha pun terpikir untuk berdiskusi langsung dengan psikolog. Namun, tidak mudah untuk bertemu dengan psikolog di Australia.

Baca Juga: Natasha Wilona: “Kalau Awalnya Happy, Akhirnya Pasti Sedih!”

Dirinya harus meminta surat rekomendasi terlebih dahulu dari dokter umum. Ketika Acha mengungkapkan keinginannya itu ke dokter umum, sang dokter malah memberikan respons yang tidak terduga.

“Saya ditanya kenapa mau ke psikolog. Ya, saya jawab kalau saya ingin tahu apakah perlu atau tidak, berkonsultasi dengan pakar untuk mengetahui the stage of my mental health.

“Padahal, keinginan ini juga sebenarnya bagian dari riset peran. Lalu, dokter memberikan daftar pertanyaan yang harus saya jawab. Walaupun untuk riset karakter, saya jawab dengan jujur juga.

“Dari hasil jawaban saya itu, dokter bilang, ‘Dari hasil score, sebenarnya kamu perlu mendapatkan sesi bersama psikolog!’” terang perempuan yang pernah menjadi salah satu aktris termahal ini.

Baca Juga: Selalu Punya Positive Vibes, Ini Cara Sederhana Natasha Wilona Menjaga Kesehatan Mental

Mendengar hasil diagnosa tersebut, Acha tidak dapat menutupi rasa kagetnya. Ia sama sekali tidak menyangka bahwa dirinya memerlukan bantuan psikolog untuk mengatasi kesehatan mentalnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X