Makin Banyak Orang Kena Kanker di Usia Muda, Mungkinkah Ini Penyebabnya?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 9 September 2023 | 19:40 WIB
Ilustrasi: Semakin banyak kasus kanker yang terjadi pada usia muda. (Freepik)
Ilustrasi: Semakin banyak kasus kanker yang terjadi pada usia muda. (Freepik)

Menurut para peneliti dari Pusat Kesehatan Masyarakat di Queen's University Belfast, temuan ini “menantang persepsi tentang jenis kanker yang didiagnosis pada kelompok usia yang lebih muda”.

Selain itu, hal ini juga berfungsi sebagai peringatan akan beban sistem perawatan kesehatan di masa depan yang belum pulih dari pandemi Covid-19.

Mengingat risiko terhadap orang berusia antara 40 dan 49 tahun, sistem layanan kesehatan publik harus mempertimbangkan untuk memperluas program skrining.

Faktor yang bisa menjadi penyebab kanker dini

Masih menjadi misteri mengapa kasus kanker di usia muda meningkat. Intinya, kanker adalah penyakit perkembangbiakan sel yang tidak terkendali serta tumbuh dan menyebar ke bagian tubuh lain.

Hal ini terjadi ketika informasi genetik dalam sel yang bertanggung jawab untuk menjaga pertumbuhan sel rusak. Hal ini menjelaskan mengapa kanker lebih sering terjadi pada orang tua yang memiliki lebih banyak waktu untuk mengalami mutasi ini.

Banyak faktor yang mempengaruhi risiko terkena kanker, termasuk kecenderungan genetik, paparan virus tertentu, dan faktor lingkungan seperti polutan, pola makan, olahraga, dan penggunaan obat-obatan seperti alkohol dan tembakau.

Para peneliti mengatakan tidak ada penjelasan tunggal atas peningkatan angka kanker dini selama tiga dekade terakhir.

Baca Juga: Luangkan Waktu Tidur Siang Agar Lebih Produktif Saat Bekerja, Ini Caranya!

Namun, deteksi yang lebih baik melalui skrining dan perbaikan sistem medis, seperti skrining kanker serviks, dapat menjelaskan sebagian dari peningkatan ini.

Faktor-faktor lain seperti perubahan gaya hidup, khususnya peningkatan angka obesitas dan kurangnya aktivitas fisik, serta pencemaran lingkungan juga dapat menyebabkan peningkatan tersebut.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), secara kolektif, kanker menyumbang hampir satu dari setiap enam kematian. (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Forbes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X