Awas Jangan Kebiasaan Rebahan Terus, Bisa Bikin Osteoporosis

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Jumat, 3 November 2023 | 09:00 WIB
Ilustrasi osteoporosis (Freepik.com)
Ilustrasi osteoporosis (Freepik.com)

PejuangKantoran.com - Kalau dulu banyak orang bilang osteoporosis adalah penyakitnya orangtua, kini bukan lagi. Osteoporosis alias tulang rapuh juga bisa menyerang anak muda. 

Apa sih osteoporosis itu? Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi RS Mitra Keluarga Kelapa Gading dokter Troydimas Panjaitan, Sp.OT(K) menjelaskan bahwa osteoporosis merupakan penyakit sistemik pada tulang. 

Ada beberapa ciri osteoporosis yang dikenali, antara lain seperti penurunan massa tulang, kehilangan kekuatan tulang, perubahan struktural tulang, serta gangguan pada integritas tulang yang dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh dan patah atau fraktur.

Baca Juga: Sidang Pertama Berjalan, MKMK Dituntut Ambil Keputusan Tidak Normatif

Kemudian, postur tubuh penderita osteoporosis terlihat membungkuk dan terasa nyeri pada tulang yang mengalami kelainan (ruas tulang belakang).

Kepadatan tulang manusia mencapai puncaknya pada usia 35 tahun. Kemudian, di atas 40 tahun, penyerapan tulang akan lebih cepat daripada pembentukan tulang baru.

Faktor genetik juga ikut menentukan jika memiliki riwayat keluarga yang menderita osteoporosis, penting untuk lebih waspada karena ada potensi 60-80% anggota keluarga lainnya akan menghadapi risiko serupa. Ini berarti, osteoporosis tidak selalu menyerang saat usia sudah lanjut.

Orang muda pun bisa terkena penyakit ini. Bahkan, 80% risiko terbesar terjadi pada perempuan.

“Banyak orang muda abai akan kesehatan tulang karena menganggap osteoporosis hanya mengancam orang tua. Apalagi, hormon orang muda cenderung cukup untuk mengatur remodelasi tulang," katanya.

Baca Juga: Kemendikbudristek dan Titimangsa Rilis Podcast Sandiwara Sastra Berdasarkan Legenda Urban

"Osteoporosis sering disebut sebagai 'silent disease' karena sulit dideteksi sebelum patah tulang. Nanti baru terasa saat usia lanjut. Jika sudah terkena osteoporosis, kesulitan akan terasa semakin berat saat usia semakin tua."

Dia menambahkan bahwa gaya hidup yang buruk juga menjadi faktor pemicu risiko osteoporosis. Namun sebaliknya, gaya hidup juga menjadi faktor penting untuk menghindari penyakit dan masalah tulang ini. 

Apa saja sih gaya hidup buruk yang memicu osteoporosis? Mulailah dari hal sederhana, seperti hindari gaya hidup 'rebahan,' dan rutin berolahraga karena seiring dengan bertambahnya usia, kelak otot melemah dan meningkatkan risiko patah tulang.

Selain itu, kurangi konsumsi minuman yang mengandung kafein dan alkohol serta merokok karena dapat merusak kepadatan tulang sebagai penyebab osteoporosis.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Sequis Life

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X