Hari Vegan Dunia Diperingati Tiap 1 November, Apa Sih Beda Vegan dan Vegetarian?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 1 November 2023 | 17:18 WIB
Hari Vegan Sedunia, yang diperingati tiap 1 November, mempromosikan manfaat pola makan vegan terhadap kesehatan dan kesejahteraan.   (Freepik.com)
Hari Vegan Sedunia, yang diperingati tiap 1 November, mempromosikan manfaat pola makan vegan terhadap kesehatan dan kesejahteraan. (Freepik.com)

PejuangKantoran.com - Tanggal 1 November ternyata diperingati sebagai World Vegan Day. Setiap Hari Vegan Sedunia tiba, organisasi vegan menyebarkan kesadaran di kalangan masyarakat tentang manfaat pola makan vegan terhadap kesehatan dan kesejahteraan.

Pada Hari Vegan Sedunia, organisasi ini mendukung hak-hak vegan, mendorong masyarakat untuk menjadi vegan, memperluas pilihan makanan vegan di ruang publik, hingga bekerja sama dengan legislator dalam isu-isu perubahan iklim dan pertanian berkelanjutan.

Hari Vegan Sedunia sendiri dimulai pada 1 November 1994, ketika “Masyarakat Vegan” didirikan untuk mendorong veganisme dan pola makan nabati oleh aktivis hak-hak hewan yang juga seorang vegan, Louise Wallis.

Baca Juga: Ketika Sepatu Kaesang Pangarep Bikin Salah Fokus alias Salfok

Tahun ini, tema Hari Vegan Sedunia adalah ''Merayakan untuk Tujuan Baik'. Pada hari ini, kembali para penganut vegan ingin mempromosikan dampak pola makan vegan terhadap lingkungan dan kesehatan.

Pola makan vegan

Bagi yang belum familiar dengan istilah vegan, yang dimaksud pola makan vegan adalah menghilangkan semua produk hewani, termasuk daging, telur, unggas, dan produk lain yang berasal dari hewan.

Gaya hidup vegan mendapatkan popularitas karena sejumlah alasan. Pada Hari Vegan Sedunia, biasanya diadakan berbagai acara termasuk seminar, lokakarya yang menampilkan masakan vegan, sesi pendidikan yang membahas manfaat menjadi vegan, dan masih banyak lagi.

Kini makin banyak yang menjalani gaya hidup vegan dan vegetarian, terlepas dari alasan mengapa orang menjalaninya. Ada yang berlandaskan agama, niat ingin lebih sehat, ada juga yang karena ingin menghormati kehidupan hewan.

Gaya hidup vegan juga makin jadi tren seiring makin banyak selebriti dan public figure lain yang beralih menjadi seorang vegan atau vegetarian.

Baca Juga: Bengisnya Bio One, dan Fakta Menarik Lain Di Balik Pembuatan Pertaruhan The Series 2

Pilihan untuk menjadi vegan dan vegetarian pun tak hanya dari apa yang dimakan, tetapi juga konsumsi produk lain. Misalnya, pakaian dan aksesorinya, serta perawatan kulit atau skincare.

Lalu apakah vegan dan vegetarian sama? Tentu saja tidak. Namun, biasanya seorang vegetarian pasti bisa menggunakan dan mengonsumsi produk-produk yang vegan.

Sebaliknya, tidak demikian dengan vegan. Seorang vegan tidak mengeksploitasi hewan sama sekali, bukan sekadar daging dan kulit, tetapi juga produk sampingannya seperti telur, susu dan madu.

Lho, kok madu? Bukankah madu dari tumbuhan? Ya, madu termasuk bahan makanan yang dihindari karena merupakan hasil jerih payah lebah yang menabung untuk persediaan makan mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Livemint.com, Cookunity

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X