Banyak Bule di Bali Ngeluh Terkena Bali Belly, Seberapa Mengkhawatirkan Efek dari Penyakit Ini?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 15 Juli 2024 | 11:37 WIB
Ilustrasi: Turis asing di Bali sering mengalami Bali Belly, apa sih gejalanya? (Pexels/Sora Shimasaki)
Ilustrasi: Turis asing di Bali sering mengalami Bali Belly, apa sih gejalanya? (Pexels/Sora Shimasaki)

Montezuma’s Revenge (Meksiko):
Istilah yang diberi nama seperti nama Kaisar Aztec Montezuma ini mengacu pada diare yang sering menyerang pengunjung Meksiko. Biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi.

Delhi Belly (India):
Makanan India yang sangat berempah memang lezat. Tetapi cara memasak atau mengolahnya seringkali tidak mempertimbangkan standar kebersihan. Terutama, untuk jajanan yang dijual di pinggir jalan. Hindari street food India jika perut kamu sensitif.

Baca Juga: WIPO Young Experts Program 2025 di Swiss Dibuka bagi yang Ingin Belajar Intellectual Property

Pharaoh’s Revenge (Mesir):
Sakit perut yang sering dialami wisatawan di Mesir seringkali akibat minuman dengan es batu yang tidak dibuat dengan air bersih, buah-buahan yang tidak dicuci bersih, atau makanan lain yang dikonsumsi mentah atau tidak dimasak sampai matang.

Turkey Trots (Turki):
Bakteri sering berkembang biak dalam kondisi yang hangat cenderung panas. Karena itu Turkey Trots pun bisa terjadi saat memasuki musim panas, khususnya pada jajanan yang dijual di pinggir jalan.

Kenya Quickstep (Kenya):
Istilah ini biasa digunakan oleh wisatawan di Kenya untuk menggambarkan timbulnya diare secara cepat, yang umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri atau parasit dari makanan atau air yang terkontaminasi.

Nah, jadi, Bali Belly atau penyakit turis lainnya sebenarnya bisa dihindari asalkan selalu berhati-hati dalam memilih makanan dan menjaga higienitas pribadi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: bali.com, Traveltalktours.com, Healthhub.com.au

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X