Hindari Mengonsumsi Obat dengan Makanan Ini, Bisa Menghambat Penyerapan Obat!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 12 Januari 2025 | 15:27 WIB
Hindari mengonsumsi obat dengan makanan atau minuman tertentu karena dapat mengurangi efektivitas obat. (Freepik)
Hindari mengonsumsi obat dengan makanan atau minuman tertentu karena dapat mengurangi efektivitas obat. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Kita selalu diingatkan untuk minum obat dengan air putih, bukan dengan minuman lain seperti teh atau kopi. Konsumsi obat dengan minuman tersebut dilaporkan dapat menghambat penyerapan obat.

Selain itu, para peneliti juga memperingatkan untuk tidak mengonsumsi obat dengan beberapa jenis makanan tertentu karena dapat memengaruhi efektivitas obat.

Faktanya, mengonsumsi obat dengan makanan tertentu dapat berpengaruh pada cara tubuh memproses obat. Ini berpotensi mengurangi kemanjurannya atau penyerapan obat.

Baca Juga: Fedi Nuril Kembali Membagi Cinta dalam Film 1 Imam 2 Makmum, Apa yang Bikin Dia Keberatan?

Akibatnya dapat berpengaruh pada kesehatan, bahkan bisa menghasilkan efek samping yang merusak.

Menurut pakar nutrisi Benjamin Bowers, berikut adalah kombinasi obat dan makanan yang harus dihindari.

1. Antibiotik dan susu

Secara khusus, Bowers memperingatkan untuk tidak mencampur produk susu dengan antibiotik yang digunakan untuk memerangi berbagai infeksi.

“Produk susu dapat mengganggu penyerapan antibiotik ke dalam aliran darah, yang membuat kamu rentan terhadap infeksi dan membahayakan kesehatan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga melarang untuk minum antibiotik dengan jus buah atau alkohol, yang dapat mengganggu penyerapan obat. Minuman paling aman saat minum antibiotik adalah air putih.

Baca Juga: Buat Lulusan Komunikasi, Nih Ada Lowongan Kerja Corporate Communications Lead di Nestle

2. Jeruk bali, statin, dan penghambat saluran kalsium

Mengonsumsi obat dengan makanan tertentu terkadang berpotensi menimbulkan masalah serius. Meski tampaknya tidak berbahaya, minuman tersebut dapat menimbulkan masalah saat dikombinasikan dengan obat-obatan tertentu, termasuk penghambat saluran kalsium dan statin.

Penyebabnya adalah enzim CYP3A dari jeruk bali, yang dapat mengubah kemampuan obat-obatan tersebut untuk diserap dan digunakan oleh tubuh.

Enzim tersebut juga dapat menyebabkan penumpukan obat yang tidak sehat dalam sistem tubuh, yang berpotensi menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti kerusakan hati dan rhabdomyolysis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Plymouth Live

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X