Saat Mengalami Kram Otot, Jangan Panik. Lakukan Langkah-Langkah Berikut Ini!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Jumat, 24 Januari 2025 | 17:55 WIB
Ketika mengalami kram otot, berhenti sejenak dan lakukan peregangan pada otot tersebut. (Freepik)
Ketika mengalami kram otot, berhenti sejenak dan lakukan peregangan pada otot tersebut. (Freepik)

Pejuangkantoran.com – Sedang enak-enaknya lari atau bersepeda, tiba-tiba otot betis kamu terasa mengeras dan kakimu menjadi kaku, tidak bisa digerakkan. Rasanya sakit sekali.

Itu kamu mengalami kram otot. Kram adalah pengerutan pada otot, yang muncul secara tiba-tiba dan menyebabkan nyeri.

Kram bisa sembuh dengan sendirinya selama beberapa detik, menit, atau jam, tergantung dari kontraksi tersebut, dan kram dapat terjadi pada otot rangka atau otot polos.

Kram otot itu kejadian yang sering dialami oleh orang sedang beraktivitas fisik seperti olah raga. Namun secara umum, penyebab kram otot ada berbagai faktor.

Pertama, karena cedera otot. Cedera ini karena otot digunakan secara berlebihan, misal saat kamu berolah raga yang berat atau berolah raga tanpa pemanasan.

Bisa juga karena duduk atau berdiri terlalu lama atau menggunakan sepatu hak tinggi dalam waktu lama. Bahkan, menurut alodokter.com, kram otot juga bisa karena pertambahan berat badan pada wanita karena kehamilan.

Kram otot juga bisa terjadi ketika seseorang mengalami dehidrasi. Misal, seseorang sedang berolah raga berat dan asupan cairannya kurang.

Namun kram otot juga bisa dipicu karena seseorang kekurangan vitamin dan mineral seperti vitamin B12, kalium (hipokalemi), natrium (hiponatremia), dan magnesium.

Faktor-faktor lain yang juga bisa memicu kram otot menurut alodokter.com adalah hipotiroidisme, gagal ginjal, efek samping obat-obatan, saraf terjepit, penyakit liver, dan kecanduan alcohol.

 Baca Juga: Lakukan Stretching Sesuai Olah Raganya. Berikut Jenis-Jenis Stretching, Olah Raga, dan Manfaatnya

Gejala Dan Mengatasinya

Kram otot ini sebenarnya bisa mulai dirasakan gejalanya sebelum akhirnya datang secara tiba-tiba. Jika kamu merasakan otot-ototmu teras keras dan tertarik, atau otot seperti benjol, lalu sulit menggerakkan bagian tubuh tertetu, otot teasa pegal, sulit tidur dan gangguan koordinasi, maka waspada.

Ketika akhirnya terjadi kram otot, jangan panik. Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan jika kamu sudah mulai merasakan gejala-gejala akan krama tau sudah mengalami kram. Menurut siloamhospital.com, ini yang harus kamu lakukan:

  1. Berhenti sejenak dari aktivitas

Saat mengalami kram otot atau gejalanya, usahakan untuk berhenti sejenak dari aktivitas yang kamu lakukan. Jika dipaksakan, kram malah akan bertambah parah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Alodokter.com, Berbagai Sumber, Siloamhospital.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X