Ketika tubuh mulai menunjukkan reaksi seperti otot tegang, jantung berdebar, atau napas jadi lebih cepat saat menonton, itu bisa menjadi tanda bahwa tubuh menanggapi tayangan seolah sedang menghadapi stres yang nyata.
Tanpa disadari, sistem saraf pun ikut bekerja lebih keras.
4. Sulit berhenti menonton
Merasa terdorong untuk terus menonton satu episode ke episode berikutnya meski sudah larut malam bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang mencari pelarian dari stres.
Kebiasaan ini jika terus berulang dapat mengganggu rutinitas harian, termasuk pola tidur dan produktivitas kamu.
Baca Juga: Benarkah Dampak Negatif Jika Pacaran dengan Teman Sekantor Lebih Banyak Dialami Perempuan?
Pilih tontonan dengan lebih sadar
Meski bisa berdampak buruk, tentu saja bukan berarti kamu tidak boleh menonton. Kamu juga tak perlu menghindari semua tayangan. Namun, penting untuk lebih sadar dalam memilih apa yang kamu tonton dan kapan waktu menontonnya.
Menyesuaikan jenis tontonan dengan kondisi emosional yang baik dapat membantu menjaga keseimbangan mental dan fisik.
Kadang, memilih tontonan yang ringan dan menyenangkan bisa jadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan diri secara keseluruhan. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Untuk Apa dan Kapan Harus Mengirim Email Berisi Ucapan Terima Kasih setelah Wawancara Kerja?
24% Pencari Kerja Berbohong saat Menulis CV, Paling Banyak tentang Pengalaman yang Dimiliki
Fenomena Pemalakan THR Idulfitri oleh Ormas: Masalah Sosial dan Hukum yang Meresahkan
Begini Cara Mencairkan Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan, Bisa Cair Hingga Rp10 Juta
Transjakarta Tetap Beroperasi Selama Libur Lebaran 2025, Ini Informasi Layanannya
Duh, Harga Emas Antam Naik Menjelang Lebaran, Tembus Rp1.806.000 per Gram
Kata Bill Gates, AI Akan Gantikan Banyak Pekerjaan Manusia dalam Dekade Mendatang Kecuali yang Satu Ini