Waspada Efek Samping Konsumsi Daging Berlebihan Saat Idul Adha, Awas Bau Mulut

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Senin, 9 Juni 2025 | 13:15 WIB
ilustrasi daging (pexels.com)
ilustrasi daging (pexels.com)

PejuangKantoran.com - Hari Raya Idul Adha selalu identik dengan sajian daging yang melimpah. Dari pagi hingga malam, berbagai olahan daging seperti sate, rendang, gulai, hingga tongseng tersaji menggoda di meja makan.

Meski lezat dan kaya nutrisi, konsumsi daging secara berlebihan justru bisa membawa dampak negatif bagi tubuh jika tidak diimbangi dengan pola makan dan gaya hidup yang sehat.

Berikut beberapa gangguan kesehatan yang bisa muncul jika terlalu banyak makan daging selama perayaan Idul Adha.

Baca Juga: Syuting Di Korea, tapi 'Sampai Jumpa, Selamat Tinggal' Terinspirasi Fenomena Johatsu di Jepang  

1. Bau Mulut yang Tidak Sedap

Salah satu efek yang sering tidak disadari dari konsumsi daging berlebih adalah bau mulut. Hal ini terjadi karena tubuh memecah lemak dan protein dalam jumlah besar, dan dalam proses tersebut dihasilkan senyawa keton. Ketika kadar keton dalam tubuh meningkat, bisa terjadi kondisi yang dikenal sebagai ketosis, yang memicu aroma napas tidak sedap.

Jika Anda mulai merasa napas menjadi lebih bau dari biasanya setelah beberapa hari banyak makan daging, bisa jadi inilah penyebabnya.

2. Berat Badan Naik Drastis

Daging merah, terutama daging sapi, mengandung kalori dan lemak yang cukup tinggi. Bila dikonsumsi tanpa kontrol dan tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang memadai, maka kelebihan kalori akan tersimpan dalam tubuh sebagai lemak, yang akhirnya memicu peningkatan berat badan.

Terlebih saat libur panjang seperti Idul Adha, aktivitas fisik cenderung berkurang. Maka penting untuk tetap menjaga pola makan agar timbangan tidak naik tanpa disadari.

Baca Juga: GenAI Naik 237%! Indonesia Semakin Ngebut Siapkan Talenta Digital Masa Depan

3. Sembelit dan Gangguan Pencernaan

Daging memang kaya protein, namun hampir tidak mengandung serat. Sementara tubuh memerlukan serat untuk melancarkan sistem pencernaan. Tanpa asupan serat dari sayur atau buah, kerja usus dalam mencerna makanan akan melambat.

Kondisi ini bisa menyebabkan sembelit, bahkan dalam kasus ekstrem, buang air besar bisa terasa sakit atau berdarah. Maka dari itu, penting sekali menyeimbangkan konsumsi daging dengan makanan berserat tinggi setiap hari.

4. Tubuh Lebih Sering Berkeringat

Makan daging dalam jumlah besar ternyata juga bisa membuat tubuh lebih mudah berkeringat. Ini disebabkan oleh meningkatnya kerja sistem pencernaan dalam memproses protein dan lemak dari daging, yang memicu proses termogenesis—atau peningkatan suhu tubuh secara internal.

Proses ini memang alami, tapi jika Anda merasa lebih cepat gerah atau berkeringat meski tidak banyak bergerak, bisa jadi tubuh sedang bekerja keras mencerna daging yang Anda konsumsi.

buah, sayur, dan air putih, serta jaga porsi makan agar tidak berlebihan. Dengan begitu, momen Idul Adha tetap bisa dinikmati tanpa khawatir akan gangguan kesehatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X