6 Alasan Mengapa Permainan Padel Membutuhkan Endurance atau Daya Tahan Fisik yang Prima

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 10:29 WIB
Endurance atau daya tahan fisik yang kuat, sangat penting dalam permainan padel. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Endurance atau daya tahan fisik yang kuat, sangat penting dalam permainan padel. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com – Berapa lama kamu kamu bermain padel dalam full set yang sangat ketat? Enam puluh menit? Sembilan puluh menit?

Menurut World Padel Tour, rata-rata permainan padel per set sekitar 45 menit, yang artinya jika selesai dalam 2 set butuh waktu sekitar 90 menit.

Dalam pertandingan profesional, durasi ini bisa lebih panjang lagi, bahkan bisa 3 jam jika pertandingan dalam 3 set terjadi rally panjang.

Berolah raga secara intensif, termasuk bermain padel, dalam durasi tersebut, sudah pasti menguras fisik dan mental. Oleh karena itu, endurance atau daya tahan fisik yang prima menjadi sangat penting dalam permainan padel.

Padel memang terlihat lebih “ringan” daripada tenis, namun kenyataannya, olah raga ini membutuhkan kombinasi antara kardio, kekuatan, dan konsetrasi mental sepanjang permainan.

Baca Juga: 7 Macam Latihan Lengan dan Tangan Agar Kuat dan Terlatih Untuk Bermain Padel

Mengapa endurance menjadi sangat penting dalam permainan padel? Ini karena:

  1. Durasi pertandingan bisa lama
    Seperti telah disebutkan di atas, rata-rata pertandingan padel bisa berlangsung 60–90 menit, bahkan lebih jika skor ketat. Pemain harus tetap stabil dalam tempo permainan, terutama karena rally bisa sangat panjang.
  2. Intensitas rally tinggi
    Berbeda dari tenis yang sering ada ace atau pukulan winner cepat, dalam padel, rally sering berlanjut karena bola bisa memantul dari dinding. Artinya, pemain dituntut terus bergerak, menyesuaikan posisi, dan tetap bertenaga.
  3. Gerakan eksplosif berulang
    Padel mengombinasikan sprint pendek, lompatan, lunges, serta rotasi tubuh cepat. Tanpa endurance, pemain cepat kelelahan dan kehilangan kecepatan reaksi.
  4. Konsentrasi mental lebih terjaga
    Keletihan fisik bisa membuat pengambilan keputusan melambat (misalnya salah memilih antara lob, bandeja, atau remate). Endurance membantu otak tetap fokus meskipun tubuh lelah.
  5. Mengurangi risiko cedera
    Dengan daya tahan baik, tubuh lebih siap menghadapi pergerakan berulang dan intens, sehingga risiko cedera lutut, pergelangan kaki, atau bahu bisa berkurang.
  6. Meningkatkan kualitas teknik sepanjang pertandingan
    Endurance memungkinkan pemain mempertahankan kualitas pukulan, tidak sekadar asal mengembalikan bola, dari awal hingga akhir permainan.

Baca Juga: 10 Istilah Dalam Padel yang Wajib Kamu Pahami Agar Dapat Bermain dengan Benar dan Lebih Seru!

Beberapa poin penting yang harus kamu latih untuk meningkatkan endurance atau daya tahan yang baik dalam permainan padel, adalah sebagai berikut:

  • Kardio dasar (aerobik);
  • Interval training (anaerobik, mirip rally dalam padel);
  • Drill spesifik padel (misal, shadow footwork);
  • Circuit training (mengombinasikan kekuatan dan daya tahan)
  • Simulasi pertandingan.

Intinya, bermain padel bukan hanya tentang teknik, tapi juga tentang stamina. Pemain padel dengan endurance baik biasanya bisa mempertahankan level permainan tinggi lebih lama.

Di sisi lain, mereka yang kedodoran dalam endurance sehingga mudah cepat mengalami kelelahan, cenderung akan mudah melakukan kesalahan. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber, PadelMBA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X