PejuangKantoran.com - Banyak dari kita memulai hari dengan segelas minuman favorit, entah itu kopi panas, jus segar, atau sekadar air dingin.
Namun, beberapa jenis minuman ternyata lebih aman dikonsumsi setelah makan, bukan saat perut kosong. Mengapa? Karena reaksi tubuh terhadap beberapa minuman saat perut kosong bisa menyebabkan gangguan pencernaan, sensitivitas lambung, bahkan lonjakan gula darah.
Para ahli kesehatan memperingatkan bahwa timing atau waktu konsumsi minuman dapat memengaruhi cara tubuh memprosesnya, terutama di pagi hari sebelum sarapan atau setelah berpuasa dalam jangka waktu lama.
Baca Juga: Lebih dari Separuh Orang Dewasa Tak Mendapat Teman Baru, Punya Keluarga pun Tetap Kesepian!
1. Kopi
Minuman favorit jutaan orang ini justru bisa jadi “double-edge sword” kalau diminum saat perut kosong. Kafein merangsang produksi asam lambung, yang pada perut kosong bisa menyebabkan sensasi perih, iritasi, atau maag kambuh. Selain itu, lonjakan kafein tanpa makanan di perut dapat membuat beberapa orang merasa cemas atau jantung berdebar.
Bagi yang sensitif, disarankan untuk mengonsumsi kopi setelah sarapan kecil atau bersama makanan ringan agar kadar asam dan efek stimulan kafein lebih terkontrol.
2. Teh Hijau atau Teh Hitam
Teh, terutama yang kaya kafein seperti teh hitam dan teh hijau, juga dapat meningkatkan produksi asam lambung ketika diminum saat perut kosong. Efek ini terkadang memicu sensasi mual, kram perut, atau refluks asam pada beberapa individu, terutama yang memiliki lambung sensitif atau riwayat gastritis.
Minum teh setelah makan membantu meredam dampak asam ini dan memberi kesempatan tubuh memanfaatkan antioksidan teh lebih optimal.
Baca Juga: 7 Cara agar Profesi Penerjemah Bisa Bertahan di Era AI, karena Kecepatan Mesin Tak Bisa Dilawan
3. Jus Jeruk dan Jus Buah Asam
Jus buah yang tinggi asam seperti jeruk atau nanas sangat menyegarkan, tetapi kandungan asam sitratnya bisa membuat lambung terasa tidak nyaman bila diminum saat perut kosong. Asam yang langsung masuk ke lambung yang kosong sering kali menyebabkan sensasi terbakar atau mulas.
Jika ingin tetap menikmati jus buah, cobalah meminumnya setelah sarapan atau setelah camilan untuk mengurangi iritasi.
4. Air Dingin yang Terlalu Dingin
Meminum air dingin ekstrem di pagi hari saat perut kosong dapat membuat saluran pencernaan berkontraksi. Meski bukan berbahaya untuk semua orang, efek ini dapat menyebabkan sensasi kram atau tidak nyaman, terutama bagi mereka yang pencernaannya sensitif.
Air pada suhu ruang sering kali menjadi pilihan yang lebih lembut untuk memulai hari, terutama setelah tidur panjang semalaman.
5. Smoothie Tinggi Gula
Smoothie yang sangat manis atau penuh pemanis tambahan juga sebaiknya tidak diminum saat perut kosong. Lonjakan gula darah yang tiba-tiba bisa terjadi lebih cepat ketika tidak ada makanan lain di perut untuk memperlambat penyerapan gula. Ini dapat menyebabkan lonjakan energi sesaat diikuti penurunan cepat, yang membuat kamu cepat lapar atau lemas.
Artikel Terkait
Bolehkah Tetap Latihan Lari Setelah Semalam Merayakan Malam Tahun Baruan? Berikut Rekomendasinya!
8 Panduan Sistematis Menyusun Resolusi Akhir-Awal tahun Agar Berhasil Kamu Jalankan!
Bagi yang Merayakan Tahun Baru Bisa Jadi akan Mengalami Kurang Tidur. Berikut Dampak dan Cara Mengelolanya!
Sayuran Terbaik untuk Kesehatan Jantung, Menurut Ahli Kardiologi
Menu Anti-Lemas untuk Pejuang Kantoran: Ini Makanan yang Wajib Masuk List di 2026
Waspada dengan Superflu, Kenali Penyebab dan Gejalanya yang Lebih Berat dari Influenza Biasa
Bisa Menular Lebih Cepat daripada Influenza Biasa, Benarkah Risiko Kematian Superflu Lebih Tinggi?
Waspada! Sering Minum Kopi Ini Bisa Bikin Kolesterol Naik, Kata Ahli
Waspadai "Pencuri" yang Satu Ini Karena Sering Kamu Lakukan Tapi Tidak Kamu Sadari!
5 Dampak Nyata yang Siap Mengancam Ketika Waktu Tidurmu Tercuri!