5 Minuman Ini Jangan Diminum Saat Perut Kosong ! Ini Alasannya

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Rabu, 7 Januari 2026 | 10:10 WIB
Tetap boleh minum kopi setelah berbuka puasa, namun pilih waktu dan jumlah yang tepat. (Freepik)
Tetap boleh minum kopi setelah berbuka puasa, namun pilih waktu dan jumlah yang tepat. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Banyak dari kita memulai hari dengan segelas minuman favorit, entah itu kopi panas, jus segar, atau sekadar air dingin.

Namun, beberapa jenis minuman ternyata lebih aman dikonsumsi setelah makan, bukan saat perut kosong. Mengapa? Karena reaksi tubuh terhadap beberapa minuman saat perut kosong bisa menyebabkan gangguan pencernaan, sensitivitas lambung, bahkan lonjakan gula darah.

Para ahli kesehatan memperingatkan bahwa timing atau waktu konsumsi minuman dapat memengaruhi cara tubuh memprosesnya, terutama di pagi hari sebelum sarapan atau setelah berpuasa dalam jangka waktu lama.

Baca Juga: Lebih dari Separuh Orang Dewasa Tak Mendapat Teman Baru, Punya Keluarga pun Tetap Kesepian!

1. Kopi

Minuman favorit jutaan orang ini justru bisa jadi “double-edge sword” kalau diminum saat perut kosong. Kafein merangsang produksi asam lambung, yang pada perut kosong bisa menyebabkan sensasi perih, iritasi, atau maag kambuh. Selain itu, lonjakan kafein tanpa makanan di perut dapat membuat beberapa orang merasa cemas atau jantung berdebar.

Bagi yang sensitif, disarankan untuk mengonsumsi kopi setelah sarapan kecil atau bersama makanan ringan agar kadar asam dan efek stimulan kafein lebih terkontrol.

2. Teh Hijau atau Teh Hitam

Teh, terutama yang kaya kafein seperti teh hitam dan teh hijau, juga dapat meningkatkan produksi asam lambung ketika diminum saat perut kosong. Efek ini terkadang memicu sensasi mual, kram perut, atau refluks asam pada beberapa individu, terutama yang memiliki lambung sensitif atau riwayat gastritis.

Minum teh setelah makan membantu meredam dampak asam ini dan memberi kesempatan tubuh memanfaatkan antioksidan teh lebih optimal.

Baca Juga: 7 Cara agar Profesi Penerjemah Bisa Bertahan di Era AI, karena Kecepatan Mesin Tak Bisa Dilawan

3. Jus Jeruk dan Jus Buah Asam

Jus buah yang tinggi asam seperti jeruk atau nanas sangat menyegarkan, tetapi kandungan asam sitratnya bisa membuat lambung terasa tidak nyaman bila diminum saat perut kosong. Asam yang langsung masuk ke lambung yang kosong sering kali menyebabkan sensasi terbakar atau mulas.

Jika ingin tetap menikmati jus buah, cobalah meminumnya setelah sarapan atau setelah camilan untuk mengurangi iritasi.

4. Air Dingin yang Terlalu Dingin

Meminum air dingin ekstrem di pagi hari saat perut kosong dapat membuat saluran pencernaan berkontraksi. Meski bukan berbahaya untuk semua orang, efek ini dapat menyebabkan sensasi kram atau tidak nyaman, terutama bagi mereka yang pencernaannya sensitif.

Air pada suhu ruang sering kali menjadi pilihan yang lebih lembut untuk memulai hari, terutama setelah tidur panjang semalaman.

5. Smoothie Tinggi Gula

Smoothie yang sangat manis atau penuh pemanis tambahan juga sebaiknya tidak diminum saat perut kosong. Lonjakan gula darah yang tiba-tiba bisa terjadi lebih cepat ketika tidak ada makanan lain di perut untuk memperlambat penyerapan gula. Ini dapat menyebabkan lonjakan energi sesaat diikuti penurunan cepat, yang membuat kamu cepat lapar atau lemas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Real Simple

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X