Pejuangkantoran.com – Bisa aktif jogging atau sampai lari dengan jarak tertentu, seperti 5K, tentu menyenangkan bagi pemula. Namun, bagi orangi yang sebelumnya tidak pernah olah raga sama sekali, perlu langkah awal yang ringan namun dampaknya sudah maksimal.
Langkah awal bagi orang yang berlum pernah berolah raga namun ingin mendapatkan manfaat positif yang maksimal adalah Japanese walking.
Japanese walking adalah metode jalan kaki terstruktur yang dikembangkan di Jepang sebagai bentuk latihan fisik yang low impact dan mudah dilakukan.
Meskipun low impact, namun terbukti efektif untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan metabolik. Metode ini sering juga disebut Interval Walking Training (IWT).
Konsep Japanese walking adalah menggabungkan jalan santai dan jalan cepat secara bergantian (interval), dengan pola yang jelas dan terukur.
Pola dasarnya adalah sebagai berikut:
- 3 menit jalan cepat: Intensitas jalan cukup cepat hingga napas terasa lebih berat, tetapi masih bisa berbicara pendek (sekitar 70–85% kapasitas maksimal).
- 3 menit jalan santai: Intensitas: pemulihan, napas kembali lebih normal.
Gabungan jalan cepat-jalan santai tadi diulang 5 set dengan total waktu kurang lebih 30 menit. Lakukan pola ini 4–5 kali per pekan.
Baca Juga: Rutinitas Jalan Kaki 6-6-6 Viral di Media Sosial, Apa Sih Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh?
Manfaat Japanese Walking
Metode ini dikembangkan oleh peneliti Jepang bernama Profesor Hiroshi Nose dan Profesor Shizue Masuki dari Shinshu University, Jepang. Mereka berdua adalah ilmuwan di bidang fisiologi manusia dan ilmu olah raga (exercise physiology).
Dar penelitian yang dilakukan oleh Prof.Hiroshi dan Prof. Shizue, menunjukkan bahwa interval walking itu lebih efektif dibandingkan jalan santai yang dilakukan terus menerus. Japanese walking ini memberikan manfaat yang signifikan meski dilakukan dalam durasi yang lebih singkat.
Dalam sejumlah studi, Japanese walking ini meberikan sejumlah manfaat yang efeknya lebih besar daripada jika melakukan jalan kaki konstan selama 30-60 menit. Manfaat-manfaat tersebut adalah:
- Meningkatkan kebugaran kardiovaskular;
- Menurunkan tekanan darah;
- Meningkatkan kekuatan otot kaki;
- Meningkatkan sensitivitas insulin;
- Membantu pengelolaan berat badan;
- Lebih ramah sendi dibanding lari.
Melihat manfaatnya dan intensitasnya, Japanese walking cocok untuk kamu yang:
- Baru mau mulai aktif berolah raga. Dengan intensitas yang dilatih untuk naik dan turun membuat tubuh kamu jadi lebih terlatih.
- Punya berat badan yang berlebih dan ingin menurunkan berat badan, sebab pembakaran kalorinya lebih tinggi daripada jalan santai.
- Punya lutut sensitif atau pemulihan cedera. Jika kamu sudah aktif berolah raga namun lutut sensitif atau habis cedera, Japanese walking lebih efektif untuk pemulihan dengan tetap menjaga target tertentu.
- Waktu luang yang sangat terbatas. Dengan waktu yang lebih singkat, Japanese walking mempunya efek yang sama dibnading jalan santai dengan waktu yang lebih lama.
Kesimpulannya, Japanese walking ini low risk – high return. Aman, efektif, mudah dilakukan, relevan untuk semua usia dan tujuan. Bagi banyak orang, Japanese walking juga dijadikan sebagai fondasi latihan jangka panjang. ***
Artikel Terkait
Katanya Jalan Bisa Bakar Kalori, Benarkah? Tapi Berapa Sih yang Benar-benar Terbakar?
10 Kota Dunia yang Wajib Dikunjungi Karena Ramah Buat Jalan Kaki
Manfaat Jalan Kaki Sebagai Aktivitas Fisik Paling Mudah Namun Efektif dalam Menurunkan Berat Badan
Rekomendasi Program Olah Raga Jalan Kaki Bagi Kamu di Rentang Usia 25-40 Tahun
Rekomendasi Latihan 4 Pekan Bagi Pelari Pemula Agar Menjadi Finisher 5K Tanpa Ada Sesi Jalan Kaki
Lakukan 4 Peregangan Berikut Ini Selama 15 Menit Setelah Kamu Olah Raga Lari. Ada Pantangannya!