Katanya Jalan Bisa Bakar Kalori, Benarkah? Tapi Berapa Sih yang Benar-benar Terbakar?

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Selasa, 8 Oktober 2024 | 15:00 WIB
Ilustrasi Jalan kaki   ((Pixabay/wal_172619))
Ilustrasi Jalan kaki ((Pixabay/wal_172619))

PejuangKantoran.com - Berjalan kaki kini menjadi pilihan yang semakin populer sebagai aktivitas fisik yang mudah dan menyenangkan.

Selain dapat dilakukan di mana saja—baik di lingkungan sekitar, menuju suatu tempat, atau bahkan di treadmill sambil menonton TV—berjalan juga dikenal sebagai cara yang efektif untuk menjaga kesehatan tubuh dan membantu menurunkan berat badan.

Menurut Nicole Glor, seorang instruktur kebugaran, berjalan adalah salah satu olahraga terbaik untuk menurunkan berat badan.

Baca Juga: Gaet Gen Z Ridwan Kamil Janji Sediakan Coworking Space dan Kopi Gratis: 'Konsumsi kopi Gen Z tinggi dan mahal'

“Ketika dipadukan dengan pola makan sehat dan gaya hidup yang baik, termasuk manajemen stres dan tidur yang cukup, berjalan dapat mendukung upaya penurunan berat badan,” jelas Shana Maleeff, ahli gizi.

Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah kalori yang terbakar saat berjalan:

1. Berat Badan: Semakin berat tubuh, semakin banyak kalori yang terbakar. Sebagai contoh, seseorang dengan berat 150 pon dapat membakar sekitar 100 kalori per mil pada kecepatan ringan, sementara seseorang dengan berat 120 pon membakar sekitar 85 kalori pada kecepatan yang sama.

2. Metabolisme: Setiap orang memiliki laju metabolisme yang berbeda. Biasanya, pria cenderung memiliki metabolisme yang lebih cepat. Seiring bertambahnya usia, metabolisme kita bisa melambat karena kehilangan massa otot.

3. Kecepatan Berjalan: Semakin cepat kamu berjalan, semakin banyak kalori yang terbakar. Misalnya, seseorang dengan berat 150 pon yang berjalan dengan kecepatan tiga mil per jam dapat membakar sekitar 115 kalori per mil.

4. Jumlah Langkah: Menghitung langkah bisa memotivasi beberapa orang untuk tetap aktif. Namun, beberapa orang bisa terlalu fokus pada angka tersebut hingga merasa stres. Secara umum, menghitung langkah cenderung menjadi motivasi yang baik.

5. Durasi Berjalan: Tak perlu khawatir jika tidak punya waktu untuk berjalan lama. Walks pendek yang dilakukan secara teratur tetap efektif untuk kesehatan mental dan fisik.

Baca Juga: Janji Pramono Anung Siapkan Layanan Konseling 24 Jam untuk Gen Z Terdampak PHK

Cara Meningkatkan Pembakaran Kalori saat Berjalan

Untuk membakar lebih banyak kalori saat berjalan, berikut beberapa tips:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Prevention

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X