Dr. Philip menyarankan untuk membiarkan pikiran menjadi tenang.
“Cobalah bimbing dirimu ke 'tempat yang menyenangkan', 'terbang' di atas tempat yang disuka, atau bahkan 'berjalan' ke sana,” katanya.
Tidak masalah matamu terbuka atau tertutup, tetapi yang penting ruangannya gelap. Dengan membiarkan pikiran mengembara dan tetap di sana, itu bisa membantu menidurkan diri.
Baca Juga: Berapa Sendok Teh Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?
Setelah sekitar 20 menit, cari tempat lain untuk berbaring
Dr. Philip menekankan untuk tidak memaksakan tidur, yang menurutnya dapat memiliki efek sebaliknya. Jika lebih dari 20 menit telah berlalu dan kamu masih belum bisa tidur, bangunlah dan pindah ke ruangan lain yang bisa membantu menenangkan pikiran.
Cari ruangan dengan sofa atau tempat tidur lain sehingga kamu bisa berbaring dan beristirahat.
Lakukan relaksasi sederhana
“Kamu juga bisa mencoba teknik relaksasi seperti pernapasan dalam atau relaksasi otot yang progresif,” kata Carolina.
Latihan pernapasan 4-7-8 yang melibatkan pernapasan yang panjang, bisa membantu menonaktifkan sistem stres serta mengaktifkan sistem istirahat dan pencernaan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pernapasan lambat dan kebiasaan tidur yang sehat, lebih efektif untuk insomnia daripada hipnosis atau obat resep.
Banyak bergerak di siang hari
Carolina juga menyarankan untuk beraktivitas fisik secara teratur di siang hari untuk membantu meningkatkan kualitas tidur di malam hari. Selain itu, aktif bergerak di siang hari juga bisa mencegah terbangun di malam hari dan sulit tidur lagi.
Jangan lakukan ini jika tidak bisa tidur lagi
Beberapa hal yang harus dihindari adalah menyalakan ponsel, laptop, atau TV.
Artikel Terkait
Perusahaan Induk Jeep PHK Karyawan, Tawarkan Akuisisi Perusahaan
5 Tips Kembali Bekerja di Kantor Setelah Liburan Cuti Bersama 1 Minggu
Peneliti Menemukan Penyebab Rambut Memutih dan Cara untuk Mencegah Tumbuhnya Uban
340 Ribu Jutawan Tinggal di Sana, New York Jadi Kota Terkaya di Dunia
Bergabung dengan Partai Gerindra, Al Ghazali dan El Rumi Disebut sebagai Amunisi Tambahan
BPOM RI soal Indomie yang Ditarik di Taiwan: “Produk Mi Instan Aman Dikonsumsi”