Pertama-tama, pisahkan obat dari kemasannya.
Rusak label atau stiker yang menempel pada kemasan obat untuk menghilangkan identitas obat tersebut.
Jangan lupa untuk menghancurkan obat yang masih tersisa dan mencampurnya dengan ampas kopi, tanah, dan sebagainya.
Setelah itu, masukkan sampah obat ke dalam wadah tertutup, lalu buang ke tempat sampah.
Jenis obat inhaler atau produk aerosol
Jika inhaler atau aerosol sudah benar-benar kosong, maka bisa langsung dibuang ke tempat sampah.
Baca Juga: Apakah Sarden Kalengan Termasuk Pilihan yang Sehat untuk Bekal Makan Siang ke Kantor?
Namun, jika masih ada isinya, tetapi sudah tidak lagi digunakan, maka kamu bisa mengembalikannya ke rumah sakit atau klinik, atau dokter terdekat agar bisa dibuang dengan aman.
Jangan pernah melubangi, berusaha untuk menggepengkan, atau bahkan membakar inhaler atau aerosol karena bisa sangat berbahaya, dan mungkin saja akan melukaimu.
Untuk kemasan atau wadahnya, bisa langsung dibuang ke tempat sampah.
BPOM bilang, dengan membuang sampah obat dengan cara yang benar, maka kita akan melindungi lingkungan dan juga orang-orang dari penyalahgunaan obat secara ilegal. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Google Warning: Akun Gmail dan Google Photos Tidak Aktif Akan Dihapus Mulai Desember 2023
Riwayat Pekan ASI Sedunia demi Budaya Menyusui, Bukan yang Lain
Jangan Nonton Sendirian! Suzzanna: Malam Jumat Kliwon Bakal Menghantui Mulai 3 Agustus
Bukan karena AI, Ini Penyebab Jumlah Pekerjaan yang Tersedia Semakin Berkurang
Tak Hanya Karyawan yang Rugi, Perusahaan Juga Boncos Jika Terus Melakukan PHK Besar-besaran
Sinead O’Connor Pernah Sebut Menulis Surat Terbuka untuk Miley Cyrus. Apa Isinya?