bugar

5 Rekomendasi dari Dokter Spesialis Pengobatan Tidur untuk Mendapatkan Tidur yang Berkualitas

Minggu, 17 November 2024 | 21:05 WIB
Dapatkan kualitas tidur yang baik agar kesehatanmu juga baik. (Freepik)

 Baca Juga: Jangan Sepelekan Sleep Disorder (Gangguan Tidur). Kenali Kategori Dan Tipenya Serta Waspadai Gejalanya.

  1. Hindari kafein, nikotin, dan alkohol sebelum tidur

Kafein merupakan stimulan yang membuat kamu ‘melek’ karena mendorong energi dan kewaspadaan. Hindari mengonsumsi minuman/makanan yang mengandung kafein, terutama pada malam hari.

Merokok dan minum alkohol memang sebaiknya dihindari. Namun bagi perokok atau eminum alkohol, hindari mengonsumsi keduanya pada malam. Nikotin juga bisa membuatmu terjaga di malam hari.

Sementara alkohol bagi peminumnya jika diminum di malam hari bisa membuat mereka tidur lebih ringan, namun sebenarnya kualitas tidurnya lebih rendah.

  1. Olah raga di pagi/siang hari

Olah raga dapat membantu kamu tertidur lebih cepat dan meningkatkan waktu tidur secara meyeluruh. Berolah raga di luar ruangan dapat bermanfaat, karena paparan sinar matahari di pagi/siang hari bisa meningkatkan kualitas tidur.

Hanya saja hindari olah raga pada larut malam agar tubuh kamu dapat lebih rileks sebelum tidur.

  1. Hindari menatap layar monitor sebelum tidur

Tidak berkativitas dengan ponsel, TV, laptop setidaknya 30 menit sebelum tidur dapat membuat kamu lebih mudah untuk tertidur. Ponsel, tablet, komputer, dan perangkat elektronik lain yang memiliki layar monitor memancarkan cahaya biru.

Cahaya ini dapat mengganggu produksi hormon tidur melatonin alami tubuh dan membuat kamu sulit tertidur.

Biasakan melakukan rutinitas yang menenangkan satu jam sebelum tidur. Selama periode menenangkan diri ini, pilihlah aktivitas yang menenangkan seperti membaca atau mandi air hangat.

Baca Juga: 5 Trik Melakukan Power Nap Di kantor Agar Efektif Membuatmu Bugar Kembali

  1. Berkonsultasilah dengan dokter tentang kualitas tidurmu

Apabila kamu merasa kualitas tidur kamu bermasalah dan sudah kewalahan karenanya, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga dokter.

Jika kamu punya catatan terkait kualitas tidurmu yang buruk, gunakan itu untuk membahas gejala-gejala ini dengan dokter.

Dokter dapat mengidentifikasi kemungkinan penyebab kurang tidur atau gangguan tidur. Dokter juga dapat membicarakan strategi yang disesuaikan dengan kondisi kamu untuk meningkatkan kualitas tidur.

Dokter mungkin akan memberi rujukan kepadamu untuk menjalani tes tambahan jika diperlukan.

***

Halaman:

Tags

Terkini