Kalau Bisa Tidur di Kantor, Harus Punya Bantal Dua Arah Ini Biar Tidur Berkualitas

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 8 Juni 2024 | 09:00 WIB
Bantal dua arah untuk tidur di kantor (Thanko,jp)
Bantal dua arah untuk tidur di kantor (Thanko,jp)

PejuangKantoran.com - Pernah merasakan susahnya menahan kantuk saat di kantor? Ingin rasanya langsung terlelap saat mengantuk, tapi ini di kantor. 

Sebenarnya, kalau sulit menahan kantuk di kantor mungkin bantal ini bisa berguna buat kamu. 

Di Jepang, tidur saat bekerja disebut inemuri.  Jika diterjemahkan secara sederhana, inemuri artinya tidur saat bekerja.

Percaya atau tidak, praktik ini telah ada sejak akhir tahun 1980-an ketika karyawan diharapkan datang lebih awal dan pulang setelah atasan mereka melakukannya.

Baca Juga: Survei LinkedIn, Perusahaan Lebih Suka Karyawan untuk Work From Office

Dulu, hal itu dipandang sebagai tanda seorang pekerja rajin yang kurang tidur karena menyelesaikan tugas pada malam sebelumnya. Selama tidur siang Anda tidak menimbulkan masalah bagi orang lain, maka hal itu tak masalah.

Namun beberapa kasus dan juga kantor, mungkin ada peraturan yang tidak terucapkan bahwa karyawan baru tidak boleh melakukan hal ini. Inemuri terjadang hanya berlaku bagi orang-orang yang memiliki jabatan tinggi, namun hal ini tergantung pada kasus per kasus.

Jika perusahaan Anda mengizinkan untuk melakukan inemuri, maka bantal dua arah Thanko ini akan jadi penyelamat.

Baca Juga: Lowongan Kerja Product Content Writer dan Moderator untuk Traveloka Experience

Ini berfungsi ganda sebagai bantal tidur siang yang lembut dan sebagai penyangga punggung. Saat Anda menggunakannya untuk tidur siang, ada ruang di bawah lengan Anda yang dapat mengurangi kram atau ketegangan.

Setelah Anda selesai tidur siang, yang perlu Anda lakukan hanyalah meletakkannya di belakang punggung untuk mendapatkan manfaat dari penyangga pinggang ekstra tersebut.

Anda dapat membelinya secara online seharga ¥3,480 di situs web Thanko.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Japan Today

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X