PejuangKantoran.com - Apa yang kamu pikirkan saat mendengar istilah "makan sehat"? Banyak orang muda membayangkannya sebagai diet ketat penuh sayur yang tidak menggugah selera.
Faktanya, menurut survei Eathink, kesadaran generasi muda terhadap makan sehat cukup tinggi, tapi praktiknya masih menghadapi banyak tantangan, mulai dari kebiasaan keluarga hingga lingkungan.
Menurut Khoirul, generasi Z lebih sadar memilih makanan sehat dan ramah lingkungan. Namun, eksekusi kadang kurang maksimal, seperti makanan bernutrisi yang tidak habis dimakan dan malah jadi food waste. "Sayang sekali jika makanan bernutrisi terbuang sia-sia," ujarnya.
Baca Juga: Begini Cara Mengecek DPT secara Online untuk Memastikan Kamu Sudah Masuk Daftar Pemilih Tetap
Pantang Makanan Viral yang Tinggi Gula dan Karbo?
Media sosial sering kali membuat makanan atau minuman tertentu menjadi viral. Tampilannya yang menggoda dan popularitasnya membuat kita tertarik untuk mencicipi. Kalau kamu termasuk yang suka mencoba makanan viral, jangan khawatir, karena makan sehat tidak berarti harus menghindarinya sepenuhnya.
Khoirul menegaskan, mencoba makanan baru itu tidak salah. “Kalau sudah mencoba, kita jadi tahu dan tidak penasaran lagi. Hal ini juga bisa mencegah kita menyalahkan jenis makanan tertentu tanpa alasan jelas. Tapi tetap perlu batasan, jangan sampai kebablasan,” ujarnya.
Ia menyarankan untuk membuat jadwal khusus, misalnya satu atau dua kali seminggu, untuk mencoba makanan baru. Dengan begitu, kamu bisa menikmati tanpa rasa bersalah dan tetap mengontrol pola makanmu. Setelah mencicipi, kamu bisa menilai apakah makanan tersebut layak masuk ke menu sehari-hari atau hanya untuk sesekali saja.
Baca Juga: Sunarso, Direktur Utama BRI, Raih Penghargaan “The Best CEO” atas Kepemimpinan Transformasi Hijau
Prinsip Seimbang adalah Kunci
Jaqualine menekankan pentingnya prinsip "Seimbang" dalam panduan makan sehat. Kalau kamu sudah makan sesuatu yang tinggi gula di siang hari, misalnya, sebaiknya batasi asupan gula di waktu makan berikutnya.
Khoirul menambahkan, tidak ada satu jenis makanan pun yang bisa memenuhi seluruh kebutuhan gizi tubuhmu. Oleh karena itu, kunci makan sehat adalah variasi dan keseimbangan. Kamu boleh mencoba makanan viral atau menikmati sesekali camilan favoritmu, selama kamu tetap menjaga keseimbangan gizi harian.