Pejuangkantoran.com - Di tengah perubahan yang terus terjadi, belajar yang tidak ada habisnya ini semakin dipandang sebagai cara untuk menghadapi tantangan yang akan datang. Istilah kerennya adalah longlife learning.
Penelitian dari Institute for Future Readiness di Uni Emirat Arab (UEA) menunjukkan bahwa 71% masyarakatnya percaya pada pentingnya pembelajaran berkelanjutan untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Banyak orang kini memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses belajar. Misalnya dengan menggunakan platform kursus gratis seperti Coursera untuk mempelajari berbagai topik yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta penelitan meyakini bahwa keterampilan sederhana, seperti menguasai software baru atau mempelajari bahasa baru, membantu seseorang agar tetap dapat beradaptasi dengan perubahan di masa depan.
Baca Juga: Apa Itu Loud Learning dan Apa Manfaatnya Buat Pekerja Profesional?
Manfaat longlife learning
Dengan melakukan pembelajaran seumur hidup, kamu dapat merasakan banyak manfaat jangka panjang, termasuk:
- Memperbarui motivasi diri
Kamu bisa terjebak dalam kebiasaan melakukan sesuatu hanya karena harus melakukannya, seperti pergi bekerja atau membersihkan rumah.
Dengan mencari tahu apa yang menginspirasi diri, kamu akan membuat diri kamu kembali bersemangat dan menjadi pengingat bahwa kamu benar-benar dapat melakukan berbagai hal dalam hidup yang ingin dilakukan.
- Mengenali minat dan tujuan pribadi
Menyalakan kembali apa yang membuat kamu bersemangat sebagai manusia dapat mengurangi kebosanan, membuat hidup lebih menarik, dan bahkan dapat membuka peluang di masa depan.
Kamu tidak akan pernah tahu ke mana minat diri akan membawa kamu jika fokus pada minat tersebut.
- Meningkatkan keterampilan pribadi dan profesional
Saat sibuk mempelajari keterampilan baru atau memperoleh pengetahuan baru, kamu secara tidak sadar sedang membangun keterampilan berharga lainnya yang dapat membantu kehidupan pribadi dan profesional.
Ini karena kamu memanfaatkan keterampilan lain untuk mempelajari sesuatu yang baru. Misalnya, belajar menjahit membutuhkan pemecahan masalah atau belajar menggambar yang melibatkan pengembangan kreativitas.
Pengembangan keterampilan ini dapat mencakup keterampilan interpersonal, kreativitas, pemecahan masalah, pemikiran kritis, kepemimpinan, refleksi, kemampuan beradaptasi, dan masih banyak lagi.