bugar

Easy Run Penting Dilakukan Bagi Setiap Pelari. Apa Ciri-Ciri dan Manfaatnya?

Senin, 24 Februari 2025 | 11:10 WIB
Ketika kamu berlari dan masih bisa bicara dengan mudah tanpa tersengal-sengal, maka itu masuk kategori easy run bagimu. (Freepik)

 

Easy Run Dan Lari Zona 2

Seperti yang disampaikan di atas, easy run masuk dalam detak jantung Zona 2. Artinya, ketika melakukan easy run, detak jantung kamu dalam kondisi detak jantung di Zona 2 ini.  bagaimana detak jantung di Zona 2 ini dan zona-zona lainnya?

Sebelumnya kita harus mengetahui detak jantung (heart rate atau HR) maksimum. Cara megetahui heart rate (detak jantung rerata) maksimum seseorang adalah angka 220 dikurangi usia seseorang.

Misal, usia kamu 30, maka HR maksimum kamu adalah 220 – 30 = 190.

Berikut ini, paparan per zona berdasarkan HR tadi:

  • Zona 1 adalah 50-60% dari HR maks.
  • Zona 2 adalah 60-70% dari HR maks.
  • Zona 3 adalah 70-80% dari HR maks.
  • Zona 4 adalah 80-90% dari HR maks.
  • Zona 5 adalah 90-100% dari HR maks.

Baca Juga: Berbagai Tipe Running Shoes (Sepatu Lari), Jangan Salah Pilih dan Asal Beli Yang Termahal

Jadi kamu masuk kategori easy run, misal dengan usia 30 tahun, maka Zona 2 kamu adalah ketika detak jantung kamu di 60-70% dari HR maksimum, atau 60-70% x 190 = 114-133 BPM (beat per minute atau detak per menit).

Dengan bantuan, kamu jadi mudah untuk mengontrolnya. Kamu bisa set maksimum HR di smartwatch kamu, sehingga ketika sudah mencapai batas maksimum, ia akan memberikan notifikasi.

Atau cara paling mudah mengetahui apakah kamu dalam mode easy run atau tidak adalah dengan ukuran keika kamu lari kamu masih bicara dengan nyaman, lancar, dan tanpa tersengal-sengal.

***

Halaman:

Tags

Terkini