bugar

Iced Coffee vs Cold Brew: Mana yang Lebih Cocok Buat Pejuang Kantoran?

Kamis, 17 Juli 2025 | 15:15 WIB
Ilustrasi es kopi (Freepik.com)

PejuangKantoran.com - Bagi banyak pekerja kantoran, kopi bukan sekadar minuman, melainkan "bahan bakar" untuk memulai hari dan bertahan menghadapi tumpukan deadline.

Khususnya di cuaca panas atau kantor yang AC-nya kerap tak menentu, kopi dingin kerap jadi pilihan.

Namun, tahukah kamu perbedaan antara iced coffee dan cold brew? Meski sama-sama disajikan dingin, keduanya punya karakter rasa, kafein, dan manfaat yang berbeda — penting untuk dipahami, apalagi bagi para pejuang 9-to-5.

Baca Juga: Bukan Hanya Pentingkan ATS, Ini Cara Lain Membuat CV yang Menarik Perhatian Rekruter

Iced Coffee: Kopi Biasa Dingin

Iced coffee adalah kopi biasa yang diseduh panas seperti biasanya, lalu didinginkan dengan es. Rasanya cenderung lebih ringan dan asam karena proses penyeduhan air panas tetap mengekstraksi asam dari biji kopi.

Cocok untuk:

- Orang yang suka rasa kopi lebih “klasik”.

- Mereka yang butuh kopi cepat, simpel, dan murah.

- Pekerja kantoran yang butuh pelepas penat sore hari, tapi tidak ingin kopi terlalu kuat.

Baca Juga: Yuk, Jadikan Hobi Kamu Cuan! Tapi Jangan Buru-Buru Resign, Lakukan Dulu 9 Langkah Ini

Cold Brew: Lebih Smooth, Lebih Kuat

Cold brew diseduh dengan air suhu ruang atau dingin selama 12-24 jam. Hasilnya lebih lembut, tidak asam, dengan rasa lebih halus dan tingkat kafein lebih tinggi dibanding iced coffee. Cold brew sering kali terasa lebih "premium" dan tahan disimpan di kulkas lebih lama.

Cocok untuk:

Halaman:

Tags

Terkini