Bukan Hanya Pentingkan ATS, Ini Cara Lain Membuat CV yang Menarik Perhatian Rekruter

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Rabu, 16 Juli 2025 | 14:35 WIB
Dalam membuat CV, jangan hanya fokus daftar kemampuanmu, tapi pikirkan juga cara menyampaikannya supaya menarik rekruter. (Google Gemini)
Dalam membuat CV, jangan hanya fokus daftar kemampuanmu, tapi pikirkan juga cara menyampaikannya supaya menarik rekruter. (Google Gemini)

Pejuangkantoran.com - Dengan persaingan yang semakin ketat, CV tidak boleh hanya menjadi daftar pengalaman. Hal penting yang tak boleh dilupakan adalah cara menyampaikan kemampuan dengan tepat.

Dengan strategi yang pas, CV bisa jadi senjata utama untuk menarik perhatian perekrut.

Berikut beberapa tips untuk membantu menyusun CV yang lebih relevan dan efektif sesuai posisi yang dituju.

  1. Utamakan hard skill paling relevan

Kemampuan teknis sangat menentukan dalam tahap awal seleksi sehingga penting untuk memberi perhatian khusus pada hard skill.

Tempatkan di bagian yang mudah terlihat dan pilih yang paling sesuai dengan posisi yang dituju.

Jika daftar skill cukup panjang, susun secara rapi dan gunakan poin serta tata letak yang bersih agar mudah dibaca dan langsung terlihat oleh perekrut.

Baca Juga: Contoh CV Tanpa Pengalaman Kerja yang Ramah ATS untuk Lulusan SMA dan Perguruan Tinggi

  1. Sesuaikan dengan deskripsi pekerjaan

CV yang disesuaikan dengan jenis pekerjaan akan terlihat lebih tepat sasaran.

Menyesuaikan berarti membuat versi umum untuk berbagai posisi serupa, sedangkan menargetkan artinya ditujukan khusus untuk satu peran spesifik.

Caranya bisa dimulai dengan membaca beberapa deskripsi pekerjaan, lalu ambil kata atau frasa yang sering muncul.

Gunakan istilah tersebut untuk merangkai pengalaman dengan lebih tepat, tanpa menyalin langsung, tetapi tetap menggambarkan pengalaman sebenarnya.

  1. Hanya cantumkan skill yang dikuasai

Mengambil kata kunci dari deskripsi pekerjaan memang penting, tetapi hindari mencantumkan kemampuan yang belum dikuasai.

Mencantumkan skill yang belum pernah dilakukan bisa berdampak buruk saat wawancara. Lebih aman bersikap jujur karena akan membangun dasar yang kuat.

Jika memang belum punya pengalaman di bidang tertentu, lebih baik tidak mencantumkannya daripada gagal memberikan bukti saat ditanya langsung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Welcome to the Jungle

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X