Pejuangkantoran.com – Bagi pemula, salah satu tipe lari yang harus dijalani adalah easy run. Easy run adalah jenis lari dengan intensitas rendah hingga sedang yang dilakukan dengan pace santai, nyaman, dan tidak membuat napas terengah-engah.
Pace lari yang santai santai adalah ketika kamu melakukannya, kamu masih bisa bernafas lewat hidung atau ngobrol tanpa terengah-engah. Tubuh kamu terasa enteng dan bisa bertahan lari selama 30 menit tanpa stres.
Detak jantung pace santai di Zona 2 atau sekitar 60-70% dari HR Max. HR Max dihitug dengan rumus 220 dikurangi usia kamu.
Umumnya, pace santai itu, untuk pemula, ada di angka 8 – 10 menit per kilometer.
Easy run adalah fondasi dari hampir semua program latihan lari, baik untuk pemula maupun pelari berpengalaman. Disebut sebagai fondasi karena manfaat easy run secara umum adalah sebagai berikut:
- Meningkatkan kapasitas aerobik (VO₂ max rendah);
- Mempercepat recovery (terutama setelah latihan keras);
- Memperkuat otot dan sendi tanpa risiko cedera tinggi;
- Melatih efisiensi tubuh menggunakan lemak sebagai bahan bakar;
- Menjadi pondasi penting untuk marathon training atau lari jarak jauh.
Baca Juga: Baru Mau Mulai Lari? Kenali dan Pahami Lebih Dahulu Beberapa Istilahnya Berikut Ini! Semangat!
Bagi pemula, easy run akan banyak memberikan fondasi yang baik jika dilakukan dengan program yang benar:
- Membangun Daya Tahan Aerobik Dasar
- Easy run melatih jantung dan paru-paru bekerja lebih efisien dalam waktu yang lebih lama.
- Cocok untuk tubuh yang belum terbiasa beraktivitas fisik rutin.
- Membiasakan Tubuh Terhadap Gerakan Lari
- Melatih teknik dasar lari, irama kaki, postur, dan napas tanpa tekanan kecepatan.
- Menyesuaikan otot, sendi, dan tulang terhadap beban berulang saat berlari.
- Membangun Konsistensi Latihan
- Karena mudah dan tidak melelahkan, easy run membuat kamu bisa latihan secara rutin tanpa kelelahan berlebihan.
- Kunci keberhasilan pemula adalah rutin, bukan cepat.
- Menumbuhkan Rasa Percaya Diri
- Lari terasa menyenangkan dan ringan, sehingga dapat memotivasi untuk terus melanjutkan latihan.
- Menghindari rasa frustrasi karena merasa “terlalu berat”.
Baca Juga: Butuh Pelatih Lari atau Running Coach yang Kompeten? Pahami Dulu Tugas-Tugas Mereka Berikut Ini!
- Mengurangi Risiko Cedera dan Overtraining
- Pemula sangat rentan cedera jika langsung mengejar kecepatan.
- Easy run menjaga tubuh tetap dalam zona aman.
- Melatih Tubuh Membakar Lemak Sebagai Energi
- Di zona easy run (Zona 2), tubuh belajar memakai lemak sebagai bahan bakar, dan ini penting untuk pelari jarak jauh dan manajemen berat badan.
Kesimpulannya, easy run menjadi menu latihan yang utama bagi pemula sebagai fondasi yang kuat sebelum masuk ke, sebaiknya lakukan latihan yang intensif.
Saran, sebaiknya lakukan easy run dengan teman yang sudah berpengalaman sebagai pacer (penjaga pace) sehingga bisa terjaga di pace yang diperlukan. ***
Artikel Terkait
Berbagai Tipe Running Shoes (Sepatu Lari), Jangan Salah Pilih dan Asal Beli Yang Termahal
Jangan Sepelekan BAB Sebelum Lari Karena Hal Ini Sangat Memengaruhi Performa Kamu
Rekomendasi Ahli 10 Sepatu Lari Terbaik untuk Tahun 2025. Jangan Salah Pilih!
Easy Run Penting Dilakukan Bagi Setiap Pelari. Apa Ciri-Ciri dan Manfaatnya?
Buat Lomba Lari 5K, Konsumsi Makanan dan Minuman Berikut Ini Agar Lombamu Sukses dan Aman
3 Kebutuhan Yang Harus Kamu Pertimbangkan Saat Memilih Sepatu Lari. Jangan Asal Terlihat Keren!