bugar

Intermittent Fasting, Bukan Cuma Jaga Bentuk Tubuh Tapi Juga Bikin Otak Lebih Tajam

Selasa, 12 Agustus 2025 | 07:01 WIB
Hati-hati, jika tidak mengatur asupan yang sehat, puasa justru bisa membuat berat badanmu naik. (Freepik)

 

PejuangKantoran.com - Pernahkah kamu merasa otak seperti laptop lama yang mulai lemot? Fokus menurun, mudah lupa, dan pikiran terasa berat?

Jika sudah seperti ini, kamu sebaiknya me-”reset” otak kamu dengan cara alami, salah satunya lewat intermittent fasting atau puasa intermittent.

Disebut juga dengan IF, pola makan ini lebih dikenal memiliki tujuan untuk menurunkan berat badan atau menjaga bentuk tubuh.

Padahal, banyak penelitian menunjukkan kalau IF juga punya efek luar biasa buat kesehatan otak dan emosi diri.

Baca Juga: PPATK Rampungkan Analisis 122 Juta Rekening Dormant, Mayoritas Sudah Kembali Aktif

Bayangkan otak kamu seperti mesin canggih, yang kalau dipakai terus tanpa perawatan, performanya akan turun.

Nah, melakukan IF seperti menekan tombol refresh, yang memberikan kesempatan tubuh untuk melakukan perbaikan dari dalam.

Mengapa bisa begitu?

Saat berpuasa, tubuh kamu memulai proses autofagi, yaitu pembersihan “sampah sel” di dalam tubuh yang kalau dibiarkan bisa mengganggu kerja sel, termasuk sel-sel otak.

Dengan dibersihkan, otak bisa bekerja lebih optimal, fokus meningkat, dan pikiran jadi lebih jernih.

Selain itu, puasa juga memicu produksi Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF), yaitu protein yang penting untuk menjaga kesehatan dan fleksibilitas otak.

Semakin tinggi BDNF, otak semakin mudah belajar, mengingat, dan memecahkan masalah.

Baca Juga: Kantor Bising Bikin Konsentrasi Buyar, Ini Alasan Akustik Penting untuk Produktivitas saat Kerja!

Halaman:

Tags

Terkini