Pejuangkantoran.com – Seperti kita tahu, energy gel amat sangat dibutuhkan bagi pelari marathon. Sebab, energy gel ini bisa menjadi “bahan bakar” yang cepat diserap tubuh saat energi kita terkuras dalam marathon.
Yang menjadi pertanyaan, kapan waktu yang tepat untuk mengonsumsi energy gel ketika kamu ikut full marathon? Seberapa banyak yang harus dikonsumsi?
Mengonsumsi energy gel ini perlu strategi agar dia bisa efektif mensuplai bahan bakar yang kamu butuhkan.
Jangan sampai, kamu “boros” energy gel di awal, tapi kekurangan menjelang finish di mana sebagai besar “bahan bakar” tubuh kamu sudah tekuras.
Berikut ini strategi mengonsumsi energy gel saat mengikuti full marathon yang dikompilasi dari berbagai sumber, seperti American College of Sports Medicine (ACSM), International Olympic Committee (IOC) Consensus Statement on Sports Nutrition (2018), Journal of the International Society of Sports Nutrition (JISSN, 2018 & 2020), dan sumber-sumber lainnya.
Pra-start (1-2 jam sebelumnya)
- Konsumsi: ½ - 1 power bar plus sarapan roti ringan (roti pisang)
- Tujuan: Mengisi energi awal tanpa membebani perut
15-20 menit sebelum start
- Konsumsi: 1 energy gel plus air
- Tujuan: Menambah energi secara instan sebelum start
Baca Juga: Energy Gel dan Power Bar adalah Bahan Bakar Saat Lari Marathon. Berikut Perbedaan Keduanya
Km 7-10 (kurang lebih 1 jam dari start)
- Konsumsi: 1 energy gel
- Tujuan: Suplai karbohidrat awal yang cepat diserap tubuh
Km 15 (kurang lebih 1,5 jam dari start)
- Konsumsi: ½ power bar plus air
- Tujuan: Variasi suplai energi supaya tidak bosan
Km 20 (kurang lebih 2 jam dari start)
- Konsumsi: 1 energy gel
- Tujuan: Mengisi ulang glikogen
Km 26 (kurang lebih 2,5 jam dari start)
- Konsumsi: 1 energy gel
- Tujuan: Menjaga kadar gula tetap stabil
Km 31 (kurang lebih 3,5 jam dari start)
- Konsumsi: 1 energy gel (bisa yang ada kafeinnya)
- Tujuan: Mendorong fokus dan mental boost