bugar

Berbagai Cedera Lutut dalam Olah Raga Lari, Penyebab, Tanda Awal, dan Cara Pencegahannya

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30 WIB
Cedera lutut adalah cedera yang paling sering terjadi pada olah raga lari. Kenali tanda awalnya, oenyebab, dan pencegahannya. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Yang dirasakan:

  • Nyeri tumpul dan kaku;
  • Bunyi gesekan saat bergerak;
  • Risiko meningkat bila ada:
    • riwayat cedera lama,
    • teknik lari buruk,
    • kelebihan berat badan.

Penyebab utama cedera lutut pada lari

  • Lonjakan jarak atau intensitas terlalu cepat;
  • Kurang pemanasan dan penguatan otot;
  • Overstriding (langkah terlalu panjang);
  • Cadence terlalu rendah;
  • Sepatu tidak sesuai atau sudah aus;
  • Permukaan lari keras dan monoton.

Tanda awal (early warning signs)

  • Nyeri ringan yang konsisten di titik yang sama;
  • Lutut terasa kaku setelah lari;
  • Nyeri muncul lebih cepat di setiap sesi;
  • Pembengkakan ringan.

Tanda-tanda ini adalah peringatan, bukan sesuatu yang “harus ditahan”.

Baca Juga: Salah Sepatu Lari Sebabkan Cedera Shin Splint yang Jika Dibiarkan Bisa Berbahaya Banget!

Prinsip pencegahan paling efektif

  1. Perkuat otot pendukung lutut
    Fokus: quadriceps, hamstring, glute, betis
  2. Naikkan beban latihan bertahap
    Maksimal ±10% per minggu
  3. Perbaiki teknik lari
    • langkah lebih pendek,
    • cadence sedikit lebih tinggi,
    • mendarat lebih dekat ke pusat tubuh.
  4. Variasi latihan
    Selipkan jalan kaki, sepeda, atau renang
  5. Pemanasan dan pendinginan wajib

Kesimpulannya, cedera lutut adalah cedera yang paling sering terjadi pada olah raga lari. Cedera kini diakibakan oleh  akumulasi kesalahan kecil yang berulang.

Pelari yang menjaga kekuatan otot, progresi latihan, dan teknik dasar memiliki risiko cedera jauh lebih rendah. ***

 

Halaman:

Tags

Terkini