4 Pemanasan atau Warming Up serta Manfaatnya Sebelum Kamu Bermain Padel Agar Tidak Cedera

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Kamis, 20 November 2025 | 13:10 WIB
Melakukan pemanasan atau warming up dengan benar sebelum bermain padel akan menghindarkan kamu dari cedera. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Melakukan pemanasan atau warming up dengan benar sebelum bermain padel akan menghindarkan kamu dari cedera. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com – Salah satu upaya agar terhindar dari cedera waktu bermain padel adalah pemanasan (warming up).

Mengapa pemanasan itu penting sebelum melakukan olah raga? Secara fisiologis dan biomekanik, ada sejumlah alasan ilmiah bahwa pemanasan itu penting sebelum melakukan olah raga.

Pemanasan akan meningkatkan suhu otot dan tubuh, melancarkan aliran darah, meningkatkan kelenturan tubuh yang bisa memnghindarkan dari cedera otot maupun terkilir.

Adapun manfaat pemanasan adalah sebagai berikut:

  • Mencegah cedera: Dengan meningkatkan suhu tubuh dan otot secara bertahap, pemanasan membuat otot lebih fleksibel dan mengurangi risiko cedera, seperti tegang otot, terkilir, dan robek.
  • Meningkatkan performa: Deng akan an meningkatnya aliran darah maka mengantarkan lebih banyak oksigen dan nutrisi ke otot kamu. Hal ini akan meningkatkan efisiensi dan kemampuan kamu untuk beraktivitas selama latihan.
  • Meningkatkan fleksibilitas: Pemanasan meningkatkan elastisitas otot dan jaringan ikat, meningkatkan jangkauan gerak kamu, dan memungkinkan gerakan yang lebih aman dan terkontrol.
  • Meningkatkan fokus mental: Pemanasan adalah waktu yang tepat untuk mempersiapkan mental kamu sebelum melakukan aktivitas olah raga. Ia akan membantu meningkatkan konsentrasi dan motivasi.
  • Persiapan yang lebih baik: Pemanasan secara bertahap meningkatkan detak jantung dan pernapasan Anda, mempersiapkan tubuh Anda untuk aktivitas yang lebih berat, dan mencegah syok akibat memulai latihan intens dalam keadaan dingin.

Baca Juga: Melakukan Pemanasan Sebelum Olah Raga Itu Penting. Ikuti Gerakan-Gerakan Standar Berikut Ini

Manfaat-manfaat ini didukung penelitian yang dilakukan oleh Behm, D. G., dkk.  David G Behm adalah seorang ilmuwan olahraga/fisiolog latihan yang sekaligus University Research Professor di School of Human Kinetics and Recreation, Memorial University of Newfoundland, Kanada.

Seperti yang dipublikasikan di pmc.ncbi.nlm.nih.gov, penelitian yang menunjukkan bahwa kombinasi dynamic stretching dalam pemanasan memperlihatkan efek positif untuk mencegah cedera.

Lalu, warming up atau pemanasan apa yang cocok untuk dilakukan sebelum bermain padel?

Berikut daftarnya:

1. Pemanasan Kardio Ringan (5 menit kira-kira)

    • Jogging ringan di tempat atau melingkari lapangan.
    • Lompat tali (skipping) atau bouncing ringan.
    • Tujuannya untuk menaikkan denyut jantung perlahan, meningkatkan aliran darah, dan menaikkan suhu otot supaya siap bekerja.

2. Gerakan Mobilitas Dinamis (Dynamic Mobility)

    • Ayunan kaki (leg swings), depan-belakang dan ke samping.
    • Lunges berjalan (walking lunges) / lateral lunges.
    • Rotasi torso (twists) / putaran tubuh untuk mengaktifkan core dan punggung.
    • Ayunan lengan (arm circles / silang) untuk bahu dan lengan, mempersiapkan gerakan mengayunkan raket.

Baca Juga: Pemain Padel Harap Hati-Hati! Ini 7 Cedera yang Paling Umum Bisa Kamu Alami

3. Aktivasi Khusus Gerakan Padel (“Sport-Specific Warm-Up”)

    • Footwork / langkah ke samping (side-to-side shuffle) dengan bayangan (shadow swing) raket, meniru gerakan rally.
    • Ghost shots: pukulan forehand / backhand tanpa bola (“mengayun bayangan”) untuk mengaktifkan pola gerakan raket.
    • Smash / overhead ringan, lob return, volley ringan, untuk memanaskan teknik pukulan sambil menjaga intensitas rendah.
    • Pendekatan ke net (net approach) dan volley, yaitu gerakan maju-mundur yang sering ditemui di padel.

4. Pemanasan Mental / Visualisasi (2–3 menit)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber, pmc.ncbi.nlm.nih.gov

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X